Harga komoditas pangan dan energi dunia mengalami peningkatan signifikan.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Otoritas Jasa Keuangan meminta para pelaku ekonomi untuk mewaspadai dampak ekonomi imbas kondisi geopolitik Rusia-Ukraina. Konflik kedua negara ini berdampak pada minimnya rantai pasok dan mendorong kenaikan harga komoditas.
Baca Juga Sementara itu, komoditas lain yang mengalami kenaikan antara lain batu bara, nikel, minyak kelapa sawit , aluminium, emas, dan tembaga. Kenaikan tertinggi terjadi batu bara 294,4 dolar AS per ton, nikel 33.92 dolar AS per ton serta CPO 1.777 dolar AS per ton.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
BPS: Harga Pangan dan Energi Dunia Terus Melonjak |Republika OnlinePer April, harga gandum di bulan April mencapai 495,3 dolar AS per metrik ton.
Read more »
Pantas Ekspornya Disetop... Harga Ayam di Malaysia 'Selangit'Malaysia melarang ekspor ayam mulai 1 Juni 2022. Tujuan pelarangan tersebut untuk meningkatkan pasokan dalam negeri dan menahan lonjakan harga.
Read more »
Merasa Kena Getok Harga, Pelanggan Salt Bae Unggah Bon Makan Rp 90 JutaMenu-menu di restoran Salt Bae sering jadi perbincangan karena mahal. Banyak pelanggan merasa kena getok harga hingga unggah bon makan mereka. Hufth!
Read more »
Turun ke Pasar Kramat Jati, KSAD Jenderal Dudung Abdurachman Pantau Harga Minyak GorengKSAD memastikan ketersediaan minyak goreng akan ditingkatkan agar harga jual kembali murah.
Read more »
Harga Minyak Melambung Setelah Eropa Resmi Larang Impor dari RusiaHarga minyak naik pada setelah para pemimpin Uni Eropa menyetujui larangan bertahap terhadap impor minyak Rusia.
Read more »