Pencabutan relaksasi aturan pandemi seperti ARB dan jam perdagangan oleh OJK diprediksi meningkatkan transaksi saham.
Bagikan A- A+ Bisnis.com, JAKARTA — Rencana Otoritas Jasa Keuangan mencabut sejumlah relaksasi pasar saham yang diberlakukan selama pandemi Covid-19 diprediksi menambah volatilitas harga saham dan mendorong transaksi.
Normalisasi turut menyasar kebijakan pemendekan jam perdagangan serta jam operasional kliring dan penyelesaian. Namun, dengan tetap menyesuaikan dengan jam layanan operasional Bank Indonesia real time gross settlement dan Bank Indonesia scripless securities settlement system. “Terdapat kemungkinan harga saham dan indeks bisa lebih besar dari 7 persen, sebagaimana kemungkinan kenaikan dengan kebijakan simetrisnya saat ini,” kata Budi, Jumat .
“Akan menarik Jika aksi short selling dipermudah untuk semua investor seperti margin trading,” kata dia. “Tujuan waktu itu diubah peraturan jam perdagangan dan auto rejection kan untuk membatasi penurunan secara signifikan sewaktu Covid-19,” katanya ketika dihubungi Bisnis, Jumat .
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
OJK Normalisasi Jam Perdagangan dan Aturan ARB ke Sebelum PandemiOJK akan normalisasi jam perdagangan dan aturan auto reject (ARA/ARB) seperti sebelum pandemi pada awal april 2023.
Read more »
5 Normalisasi OJK di Bursa Saham, ARB Hingga Jam PerdaganganArtinya, pengaturan dan kebijakan terhadap seluruh pelaku industri dan kegiatan di pasar modal kembali mengikuti peraturan perundang-undangan sebelum pandemi.
Read more »
OJK Siap Normalisasi Jam Perdagangan Saham dan Aturan ARB, Ini DampaknyaNormalisasi kebijakan perdagangan saham akan makin meningkatkan aktivitas perdagangan, meskipun terdapat risiko penurunan harga saham maupun IHSG.
Read more »
Alarm Ngeri Potensi Kredit Macet 25 Pinjol, OJK Turun TanganOJK ingatkan bakal menindak beberapa penyedia layanan pinjol.
Read more »
Suspensi Dibuka, Saham Waskita (WSKT) Malah Anjlok hingga ARBBEI telah membuka suspensi saham Waskita Karya (WSKT) pada hari ini (3/3/2023), namun sesat setelah dibuka, saham WSKT anjlok hingga ARB.
Read more »