Rupiah hari ini diprediksi cenderung fluktuatif, dengan potensi ditutup melemah pada rentang Rp15.230 hingga Rp15.300 per dolar AS.
Bagikan A- A+ Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat diprediksi melemah di tengah rilis data inflasi Indonesia pada hari ini, Rabu .
Pasar memperkirakan Federal Reserve harus menaikkan suku bunga lebih dari perkiraan sebelumnya. Adapun perkiraan menguat setelah rilisnya serangkaian data perekonomian AS yang membuat greenback melemah dalam beberapa pekan terakhir. Terlebih lagi Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak menyebut akan membuka jalan bagi babak baru dalam hubungan London dengan blok tersebut. Parlemen Inggris juga diperkirakan memberikan suara dalam kesepakatan tersebut.
“Tiongkok juga sudah kembali membuka ekonominya terhadap global. Kemudian ekonomi Eropa juga lebih reselien meski sempat dihantam lonjakan harga minyak,” tuturnya.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Rupiah Dibuka Lesu, Amblas ke Rp15.258 per Dolar ASNilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dibuka melemah ke level Rp15.258
Read more »
Mengekor Indeks Dolar AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp15.270Mengekor Indeks Dolar AS, rupiah ditutup melemah 0,28 persen atau turun 42,5 poin ke Rp15.270 pada perdagangan hari ini.
Read more »
Rupiah Ditutup Menguat Tipis ke Rp15.260 Meski Dolar AS NaikRupiah ditutup menguat tipis 0,06 persen ke posisi Rp15.260 pada perdagangan hari ini (28/2/2023). Adapun dolar AS juga tercatat naik 0,16 persen ke 104,83.
Read more »
150 Ribu Wisatawan Indonesia Ditargetkan Berkunjung ke Taiwan di 2023 |Republika OnlineSebelum pandemi, sebanyak 230 ribu wisatawan Indonesia berkunjung ke Taiwan.
Read more »