Ngeri! PLTN Terbesar Eropa di Ukraina Terbakar Akibat Serangan Rusia
Bisnis.com, JAKARTA - Kebakaran telah terjadi di pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa yang terletak di Zaporizhzhia, Ukraina akibat gempuran Rusia, seperti yang disampaikan karyawan pabrik dan Wali Kota Enerhodar.
Dia mengatakan serangan itu sebagai ancaman terhadap keamanan dunia. Orlov juga merekam pesan video pendek yang sekarang telah dibagikan ke beberapa media lokal Ukraina. Dia mendesak pasukan Rusia untuk segera berhenti menembaki instalasi energi dan pabrik. Menurut pesan Telegram yang diposting oleh seorang karyawan di pabrik, pasukan Rusia menembaki fasilitas nuklir.
Hingga pukul 02:30 waktu setempat, karyawan tersebut menambahkan bahwa petugas pemadam kebakaran tidak dapat mencapai lokasi kebakaran dan mengklaim bahwa kebakaran tersebut disebabkan oleh tembakan oleh pasukan Rusia.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
PLTN Terbesar Eropa di Ukraina Terbakar Setelah Serangan RusiaPembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Zaporizhzhia di Ukraina terbakar pada Jumat pagi waktu setempat setelah serangan oleh pasukan Rusia.
Read more »
Warga Ukraina Turun ke Jalan untuk Blokade Tentara Rusia Masuki PLTNAksi blokade dilakukan warga setempat bersama para pekerja dari Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir atau PLTN wilayah Enerhodar dengan cara...
Read more »
Airlangga Apresiasi Eropa Tetap Kerja Sama Ditengah Konflik Rusia-UkrainaMenteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan apresiasinya kepada negara Eropa karena tetap berkomitmen memperkuat kerja sama ditengah konflik Rusia-Ukraina.
Read more »
Konflik Rusia-Ukraina Berkecamuk, Kerja Sama RI-Eropa Tak TergangguMenko Perekonomian Airlangga Hartarto mengajak investor Eropa menanamkan investasinya di Indonesia. Terutama pada sektor energi hijau.
Read more »
Meski Konflik Ukraina-Rusia Berlanjut, Bursa Eropa MenguatBursa Eropa ditutup menguat pada Rabu (2/3/2022) meski krisis geopolitik antara Rusia dan Ukraina berlanjut.
Read more »