Nasir Jamil meminta pemerintah serius dalam mengatasi kekerasan di Papua.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil menyampaikan keprihatinan atas serangan pembunuhan hingga pembakaran fasilitas umum oleh Kelompok Kriminal Bersenjata atau Kelompok Separatis Teroris di Papua. Ia menilai serangan yang sudah kesekian kalinya kepada masyarakat dan anggota TNI-Polri d isana ini menunjukkan negara belum serius menumpas KKB di Papua.
Baca Juga Belum lama ini kelompok KKB juga telah membunuh 10 prajurit TNI dan merusak Pos Satgas Mupe Yonif Marinir-3 di Kabupaten Nduga, Papua."Kami berharap pemerintah ambil langkah serius jangan sampai kita dengar ada warga sipil, anggota polisi dan TNI yang tewas lagi,” kata Nasir. Sementara itu, serangan KKB belakangan bukan hanya diarahkan kepada tentara dan polisi saja. Warga sipil juga tidak jarang mendapat serangan teror dari kelompok KKB ini. Karena itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional – Pemuda Adat Papua , Jan Christian Arebo, mengecam dan mengutuk tindakan yang tidak manusiawi yang dilakukan oleh KKB tersebut.
Menurutnya, warga Papua sejatinya tidak ada yang menolak pembangunan infrastruktur. Mereka tidak anti-pendatang dan tidak anti-investasi. Pembangunan oleh pemerintah RI juga tetap harus jalan terus untuk rasa keadilan sosial rakyat Indonesia.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Polisi Gerebek Rumah Pelaku Pembuatan Senjata Rakitan dan Amunisi di Keerom PapuaPolisi menggerebek rumah pelaku pembuatan senjata rakitan dan membawa sejumlah senjata dan amunisi di Keerom, Papua.
Read more »
Prajurit TNI Tewas di Papua, KSAD Dudung: Kejar Pelaku Sampai DitemukanKepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman geram atas insiden aksi penembakan prajurit TNI di, Yalimo, Papua.
Read more »
Satgas Covid-19 Tegaskan Mobilitas saat Libur Panjang Tak Lagi DibatasiLetjen TNI Suharyanto mengatakan pemerintah tak lagi membatasi mobilitas warga, bahkan saat libur panjang.
Read more »
KSAD Jenderal Dudung Kutuk Keras Insiden Pembunuhan Anggota TNI dan Istri di PapuaKepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman tanggapi soal kasus pembunuhan prajurit TNI AD dan Istrinya di Elelim, Papua.
Read more »
Polisi Menyelidiki Pembunuhan Anggota TNI AD dan Istri di ElelimPolres Yalimo masih menyelidiki kasus penembakan dan penganiayaan hingga menewaskan anggota Pos Ramil Elelim, Sersan Satu Eka Andrianto, beserta istrinya, Sri Lestari, yang berprofesi sebagai tenaga kesehatan.
Read more »