Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim meminta satuan pendidikan untuk menghilangkan tes baca, tulis, dan hitung (calistung) dari proses PPDB SD atau sederajat.
JawaPos.com – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim meminta satuan pendidikan untuk menghilangkan tes baca, tulis, dan hitung dari proses Penerimaan Peserta Didik Baru pada SD/MI/ sederajat. Hal itu merupakan salah satu dari tiga target capaian Program Merdeka Belajar Episode ke-24 bertajuk Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan.
Nadiem menjelaskan dihilangkannya tes calistung dari proses PPDB pada SD/ MI/ sederajat harus dilakukan karena setiap anak memiliki hak untuk mendapatkan layanan pendidikan dasar. Selain itu, lanjutnya, tes calistung juga telah dilarang melalui Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan serta Peraturan Mendikbudristek Nomor 1 Tahun 2021 tentang PPDB.
Sementara itu target capaian kedua adalah satuan pendidikan perlu menerapkan masa perkenalan bagi peserta didik baru selama dua minggu pertama. Satuan PAUD dan SD/ MI/ sederajat dapat memfasilitasi anak serta orang tua untuk berkenalan dengan lingkungan belajar sehingga peserta didik baru dapat merasa nyaman dalam kegiatan belajar.
Baca juga:Kemendikbud Larang SD Gunakan Tes Calistung untuk Siswa Baru“Kenali peserta didik baru dengan menerapkan kegiatan pembelajaran yang memberi informasi tentang kebutuhan belajar. Hargai proses anak yang berbeda-beda karena membangun kemampuan fondasi perlu dilakukan bertahap,” kata Mendikbudristek Nadiem Makarim.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Minta-minta di Ramadhan Fair, 6 Anak-anak Pengemis Terjaring Dinas Sosial Kota MedanDinas Sosial Kota Medan, Rabu (29/3/2023) malam mengamankan enam bocah yang tertangkap basah meminta-minta kepada pengunjung kawasan Ramadhan Fair Kota Medan.
Read more »
Piala Dunia U-20 Batal, Akmal Marhali Minta Ganjar dan Koster Minta MaafPengamat sepak bola, Akmal Marhali, menyebut Ganjar Pranowo dan Wayan Koster harus meminta maaf atas batalnya gelaran Piala Dunia U-20 di Indonesia.
Read more »
Piala Dunia U-20 Batal, Masyarakat Peduli Timnas Minta Gubernur Bali Minta Maaf |Republika OnlineKoster diduga salah satu alasan Indonesia batal jadi tuan rumah Piala Dunia U-20.
Read more »
Masyarakat Peduli Timnas minta Wayan Koster minta maafMasyarakat Peduli Timnas Indonesia meminta Gubernur Bali Wayan Koster minta maaf karena memberikan pernyataan yang diduga sebagai salah satu alasan pembatalan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. pialaduniau20
Read more »
Guru Penggerak Jangan Hanya Incar Jabatan Kepala SekolahTujuan utama program guru penggerak adalah membentuk karakter guru yang berorientasi pada kemajuan pembelajaran di sekolah. Jabatan kepala sekolah dan pengawas sekolah hanyalah bonus. Dikbud AdadiKompas
Read more »
22 SMA Negeri & Swasta Terbaik di Kota Depok, Cek untuk Referensi PPDB 2023!Daftar 22 SMA negeri dan swasta terbaik di kota Depok berdasarkan nilai UTBK 2022 yang dikeluarkan LTMPT.
Read more »