Sekjen MUI minta jangan ada sweeping warung makan saat Ramadhan
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Amirsyah Tambunan menyatakan warung penjual makanan tak perlu tutup saat Ramadhan, hanya saja perlu diatur agar kegiatan ekonomi tetap berlangsung.
Baca Juga Ia mengatakan munculnya pedagang saat Ramadhan justru bagus. Kondisi itu bakal menghidupkan perekonomian, utamanya usaha mikro kecil, yang lesu akibat dihantam pandemi Covid-19. Bahkan ia juga meminta pihak-pihak tertentu agar tidak melakukan sweeping terhadap tempat-tempat makan yang buka siang hari saat Ramadhan.
Sementara khusus untuk tempat hiburan, ia mengimbau untuk menutupnya sementara."Sebaiknya tempat hiburan ditiadakan karena fokus untuk melaksanakan ibadah di bulan Ramadhan," kata Amirsyah.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Sekjen MUI Minta Tak Ada Sweeping Pedagang saat RamadhanMenjamurnya para pedagang di bulan Ramadhan justru dapat menghidupkan kembali industri rumah tangga yang lesu akibat pandemi Covid-19. Sekjen MUI Amirsyah Tambunan...
Read more »
Ketua MUI Sebut Warung Tak Perlu Tutup di Siang Hari Selama Bulan RamadhanSebelumnya, Sekretaris Jenderal MUI Amirsyah Tambunan juga telah meminta agar jangan sampai ada pihak yang melakukan razia atau sweeping di tempat makan selama bulan Ramadhan.
Read more »
MUI: Warung penjual makanan tak perlu tutup saat RamadhanSekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amirsyah Tambunan menyatakan warung penjual makanan tak perlu tutup saat Ramadhan, hanya saja perlu diatur ...
Read more »
Ramadan, Warung Makan Boleh Buka Siang Hari, MUI: Tapi Jangan DipamerkanMajelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan, warung makan tidak perlu tutup pada siang hari selama bulan Ramadan. Mereka tetap diizinkan beroperasi melayani pembeli, namun diminta tetap menghargai umat islam yang berpuasa.
Read more »
MUI Sulsel Bolehkan Warung Makan Buka di Bulan PuasaMUI Sulsel menyarankan pemilik tidak membuka warung secara vulgar.
Read more »
MUI Sulsel beri toleransi warung makan buka di bulan puasaMUI Sulsel bolehkan pedagang warung makan membuka usahanya saat bulan puasa, namun tetap menghormati orang berpuasa dengan menutup sebagian warung dengan kain atau sejenisnya.
Read more »