MUI Minta BNPT Sajikan Data soal Terorisme agar Tidak Memancing Kegaduhan TempoNasional
TEMPO.CO, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia kembali mengkritisi pernyataan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme atau BNPT. Setelah sebelumnya dianggap membuat gaduh soal 198 pesantren terafiliasi teroris, kini soal teroris menyusup ke ormas dan lembaga negara.Sekretaris Jenderal MUI Amirsyah Tambunan mengatakan ucapan itu disampaikan Direktur Deradikalisasi BNPT Irfan Idris pada Jumat, 18 Februari 2022.
Namun, pernyataan itu hanya dilontarkan tanpa adanya upaya pencegahan yang jelas dengan diiri fakta dan data sebagai bukti. 'Hemat saya keberhasilan penggulangan terorisme bukan pada penangkapan tapi pada pencegahan. Karena pencegahan merupakan kewajiban,' ujar Amirsyah.Pada akhir pekan lalu Direktur Deradikalisasi BNPT Irfan Idris memang mengingatkan semua pihak untuk semakin mewaspadai modus-modus teroris dalam melancarkan aksi mencari simpatisan.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Soal Teroris Menyusup ke Ormas Islam, MUI Sesalkan BNPT Kembali Buat GaduhSekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amirsyah Tambunan menyesalkan sikap Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) yang kembali membuat gaduh. Sekjen Majelis...
Read more »
Kepala BNPT Respons Kritik MUI soal Bikin Gaduh Lagi, Ini PenjelasannyaKepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar merespons kritik Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menilai BNPT kembali membuat gaduh. Berikut penjelasannya.
Read more »
MUI Minta Mubaligh Lawan Dakwah Bernuansa Radikalisme di MedsosLewat media sosial dijadikan alat oleh kelompok radikal untuk mendoktrin seseorang agar mau dan bersedia mengikuti paham mereka.
Read more »
Percepat Penyaluran Bansos, Risma Pastikan BNPT Bisa Dicairkan Tunai'Kami sudah memutuskan untuk menyalurkan BPNT/Kartu Sembako secara tunai dengan melibatkan PT Pos Indonesia,' katanya.
Read more »
MUI Anggap Aturan Pengeras Suara di Masjid Terlalu KakuWAKIL Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, Anwar Abbas mengatakan implementasi surat edaran menteri agama soal aturan penggunaan speaker di masjid dan musala terlalu kaku. Menurutnya perlu ada konsideran yang mengatur dan memberi kelonggaran.
Read more »