MUI Ajak Ulama Bantu Sukseskan Program Vaksinasi |Republika Online

South Africa News News

MUI Ajak Ulama Bantu Sukseskan Program Vaksinasi |Republika Online
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 18 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 10%
  • Publisher: 63%

Percepatan cakupan vaksinasi Covid-19 adalah kepentingan umat Islam.

"Berobat hukumnya wajib. Vaksinasi ini ikhtiar berobat. Dalam konsep ini, vaksinasi bertemu dengan kepentingan hukum Islam. Vaksinasi bukan hanya kepentingan pemerintah," kata Arif Fahrudin dalam keterangan, Selasa .

Dia melanjutkan, padahal MUI telah mengeluarkan aneka fatwa jelas terkait pandemi ini. Sayangnya, sambung dia, fatwa-fatwa tersebut tidak dijadikan rujukan. Ahmad meminta agar ulama dan da'i tidak segan menegur umat yang mengabaikan protokol kesehatan. Dia mengatakan, upaya itu bagian dari tanggung jawab da'i demi keselamatan umat.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

republikaonline /  🏆 16. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Kanselir Austria Ancam Karantina Warga yang Tak Divaksinasi Covid-19Kanselir Austria Ancam Karantina Warga yang Tak Divaksinasi Covid-19Kanselir Austria Alexander Schallenberg mengancam akan memberlakukan karantina pada warga yang tidak divaksinasi Covid-19.
Read more »

Selain Rusia, Kasus Covid-19 di Jerman Capai Rekor TertinggiSelain Rusia, Kasus Covid-19 di Jerman Capai Rekor TertinggiKasus infeksi Covid-19 di Jerman terus naik meski 66 persen warganya sudah divaksinasi.
Read more »

Waspadai dan Antisipasi Potensi Gelombang Ketiga Pandemi Covid-19Waspadai dan Antisipasi Potensi Gelombang Ketiga Pandemi Covid-19Pemerintah dan seluruh komponen masyarakat diminta tetap waspada dan tidak mengendurkan penerapan protokol kesehatan. Pandemi Covid-19 dinyatakan belum berakhir. Nusantara AdadiKompas
Read more »



Render Time: 2025-04-05 03:02:39