Mochamad Iriawan: Tragedi Kanjuruhan Menyedihkan dan Kelam Sekali, Saya Sangat Terpukul

South Africa News News

Mochamad Iriawan: Tragedi Kanjuruhan Menyedihkan dan Kelam Sekali, Saya Sangat Terpukul
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 liputan6dotcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 258 sec. here
  • 6 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 107%
  • Publisher: 83%

Keputusan mengejutkan diambil Iriawan dengan memastikan dirinya tidak akan mencalonkan diri lagi untuk posisi yang sama pada periode 2023-2027.

Liputan6.com, Jakarta Tak banyak polisi yang punya pengalaman seperti Komisaris Jenderal Mochamad Iriawan. Tak hanya dikenal matang di bidang reserse kriminal, pria kelahiran Jakarta, 31 Maret 1962 ini pernah menjabat sebagai kapolda di tiga wilayah berbeda.

Dari Kapolda Jawa Barat, Iriawan ditarik ke Mabes Polri. Ia diberi tugas sebagai Kadivkum Polri dan berlanjut sebagai Kadivpropam Polri. Tak lama kemudian, pada 2016 ia diangkat menjadi Kapolda Metro Jaya. Namun, impian Iriawan menyelesaikan tugasnya di PSSI dengan mulus menjadi buyar akibat terjadinya tragedi memilukan di Stadion Kanjuruhan Malang pada Sabtu . Dalam peristiwa yang disebut Tragedi Kanjuruhan tersebut sebanyak 132 nyawa melayang dalam kerusuhan di dalam stadion.

Mungkin publik juga tahu saya berkarier di kepolisian, dari bawah, tentu dari letnan dua sampai terakhir pensiun pangkat bintang tiga. Saya banyak bertugas di reserse. Kemudian, dulu kan di belakang rumah saya ada lapangan bola, namanya Lapangan Lodaya, itu dipakai oleh Pop, satuan olahraga Polri. Jadi latihannya di situ. Jadi saya sehari-hari bisa main bola, setiap saatlah.Saya waktu itu mau terus menggeluti sepakbola, tapi Ibu saya bilang harus fokus sekolah aja. Mungkin Ibu saya punya pertimbangan lain. Saya memang selalu mengikuti apa yang jadi arahan orangtua, khususnya Ayah dan Ibu saya.Bapak kemudian menjadi Ketua Umum PSSI melalui KLB tahun 2019.

Di sana pemain lebih dominan, pelatih, manajer, sampai kitman, tukang pijat itu lebih dominan dari saya. Tapi saya concern kepada mereka, sehingga mereka tempatkan pelatih itu sebagai adik saya, seperti Shin Tae-yong dan pemain itu sebagai anak saya, saya ayahnya. Jadi semua kepentingan mereka harus saya akomodir.Masalah kompetisi. Kompetisi kita harus baik benar, bersih, enak ditonton.

Kita memang harus berhadapan dengan Covid-19. Tanggal 2 November 2019 saya dilantik jadi Ketua Umum PSSI, langsung saya berangkat ke Filipina 22 hari mendampingi anak-anak Timnas SEA Games di sana. Alhamdulillah, meskipun tidak berhasil, kita dapat runner up ya, itu saya tungguin. Saya kaget, kok bisa berhenti sepak bola ya? Kan kita nggak pernah tahu juga apa itu Covid-19 waktu itu. Virus atau bakteri semacam apa nggak ngerti kita. Tapi ya tanggal 16 saya berhentikan, padahal Liga 2 sudah banyak main di Papua segala macam. Saya berpikir, waduh ini berhenti sepakbola sampai kapan?

Kita berusaha meyakinkan pemerintah bahwa kompetisi harus bergulir. Kalau Timnas saya meminta ke pemerintah, tolong dibantu Timnas yang under 20 yang tahun 2001 tadinya akan main dan dimundurkan, tetap latihan dalam situasi Covid dan mereka bisa latihan ke Kroasia, keluar ya. Jadi pencapaian yang membanggakan antara lain Timnas senior kita lolos Piala Asia, yang sudah 17 tahun tak kita dapatkan. Mereka cukup membanggakan, 17 tahun lho. Kemudian Timnas kita juga rangking FIFA-nya naik dari 179 saat menjabat saya Desember 2019 sampai Desember kemarin 2022 itu 151. Berarti ada loncatan 28 negara kita loncatnya.

Makanya saya mengimbau kepada publik, suporter ya mohon bersabar. Semuanya juga ingin baik, ingin mencapai hasil yang maksimal, ingin membawa juara. Jadi kasih anak-anak space untuk berproses. Karena kita lihat pemain kita sudah mulai oke-oke lah ya. Kelihatan kan dari postur, bodinya, mentalnya, fisiknya sudah mulai kan?

Mungkin dulu tidak begitu, mungkin ya, tapi yang jelas itu pada zaman saya. Saya tidak menyampaikan sebelum saya. Jadi kemudian tidurnya sekarang di Fairmont lho. Fairmont adalah salah satu hotel termahal, terbagus di Indonesia dan di Jakarta.Oh ya, kemarin kita carterin pesawat. Saya ingin memberikan kenyamanan kepada mereka. Meskipun tidak berhasil lolos, tapi kan kita maksimal dari federasi. Itulah care kita kepada mereka.

Tiba-tiba Wakil Ketua Umum telepon saya bahwa ada kejadian orang meninggal enam. Enam, saya kaget, kok banyak sekali gitu, ada apa? Sampai akhirnya ditelepon lagi. Kemudian 12, 28,38, wah ada apa? Saya tanya, terus dan muncul video, sudah ramai di medsos. Kan enggak mungkin ada apa-apa juga, toh mereka Saudara-saudara kita, malah saya diterima baik oleh keluarga korban. Saya tahlilan sampai hari ketujuh di sana. Saya ke rumah sakit, kemudian saya melihat ke Kanjuruhan. Jadi itulah, saya memang tidak banyak bicara di media, karena saya pikir tidak eloklah situasi dalam keadaan duka saya terlalu banyak nongol. Yang penting saya ada di sana.

Tapi saya ingin menyelesaikan tugas saya di mana saya harus tanggung jawab, ini organisasi besar, bukan organisasi kecil lho. Jadi saya harus nakhodai sampai selesai betul-betul sesuai dengan aturan yang ada. Bahwa ada pasal yang mengatakan dari TGPF bahwa kalau federasi tidak KLB maka kompetisi tidak jalan. Saya lebih memilih jabatan saya, daripada kompetisi nggak jalan. Artinya untuk kepentingan lebih besar kan, enggak masalah.

Ini jadi fakta menarik sebenarnya, Pak. Bapak diangkat lewat KLB, berhenti juga di KLB. Dan KLB yang sekarang digelar usai Tragedi Kanjuruhan, bagaimana Bapak melihatnya? Kalau saya sendiri kan tidak ada pekerjaan lain selama menjadi Ketua Umum PSSI, jadi totalitas kepada kegiatan yang office kantoran ya. Kalau pas tugas mungkin tidak, tapi saya bisa pergi setiap saat lihat liga, Timnas, rapat, dan sebagainya. Saya pikir harus fokus ya, harus fokus. Tapi ya pasti bisa Beliau-Beliau membagi waktu lah.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

liputan6dotcom /  🏆 4. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Puluhan Polisi Teriakkan Yel-yel 'Brigade' Saat Amankan Sidang Tragedi Kanjuruhan, Hakim Merasa TergangguPuluhan Polisi Teriakkan Yel-yel 'Brigade' Saat Amankan Sidang Tragedi Kanjuruhan, Hakim Merasa TergangguPersonel kepolisian yang mengamankan sidang Tragedi Kanjuruhan di PN Surabaya meneriakkan kata-kata 'Brigade' hingga terdengar gaduh
Read more »

Teriakan Yel-yel untuk Terdakwa Tragedi Kanjuruhan, Puluhan Brimob Ditegur PetugasTeriakan Yel-yel untuk Terdakwa Tragedi Kanjuruhan, Puluhan Brimob Ditegur PetugasTiga orang duduk sebagai terdakwa di sidang perkara Tragedi Kanjuruhan.
Read more »

Iwan Bule Bocorkan Jadwal Turnamen Mini Timnas Indonesia U-20 Vs 3 Peserta Piala Dunia U-20 2023 - Bola.netIwan Bule Bocorkan Jadwal Turnamen Mini Timnas Indonesia U-20 Vs 3 Peserta Piala Dunia U-20 2023 - Bola.netKetua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan membocorkan jadwal turnamen mini yang akan diikuti Fiji, Selandia Baru, serta Guatemala.
Read more »

Dibocorkan Iwan Bule, Ini Jadwal Turnamen Internasional Timnas U-20 IndonesiaDibocorkan Iwan Bule, Ini Jadwal Turnamen Internasional Timnas U-20 IndonesiaKetua Umum PSSI Mochamad Iriawan alias Iwan Bule membeberkan tanggal uji coba internasional timnas U-20 Indonesia.
Read more »



Render Time: 2025-03-01 02:33:02