Menteri Luar Negeri Saudi dan Iran Berharap Ada Peningkatan Keamanan Maritim di Kawasan TempoDunia
TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan berharap ada peningkatan keamanan maritim di kawasan Teluk sebagai bagian dari pemulihan hubungan dengan rival lamanya, Iran. Keinginan itu diutarakan setelah pembicaraan dengan timpalannya dari Iran Hossein Amirabdollahian di Teheran pada Sabtu, 17 Juni 2023. Dalam pertemuan itu, Pangeran Faisal menyoroti peran kedua negara di tingkat regional saat ini yang semakin penting.
Iran tidak pernah menyamakan keamanan dengan militerisme tetapi melihatnya sebagai konsep yang luas termasuk aspek politik, budaya, sosial, ekonomi dan perdagangan. Kerajaan Arab Saudi memutuskan hubungan dengan Iran pada 2016 setelah pengunjuk rasa menyerang kantor Kedutaan Arab Saudi di Teheran sebagai bentuk pembalasan atas eksekusi Riyadh terhadap seorang ulama Syiah terkemuka.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Menlu Retno Marsudi Sambut Baik Rencana Vanuatu Buka Kedubes di RIMenteri Luar negeri RI Retno Marsudi lakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Vanuatu Jotham Napat.
Read more »
PAN Buktikan Komitmen Tangani Masalah WNI di Luar NegeriPartai Amanat Nasional (PAN) membuktikan komitmennya dalam membantu mengatasi masalah WNI di luar negeri.
Read more »
Komunitas WNI di Luar Negeri Punya Peran Srategis Merangkul Pekerja Migran IndonesiaMenaker Ida Fauziyah menyampaikan komunitas WNI punya peran strategis merangkul pekerja migran Indonesia di luar negeri
Read more »
2.486 PMI Nonprosedural Dicegah ke Luar Negeri dari Bandara Soekarno-Hatta | merdeka.comSebanyak 2.486 pekerja migran Indonesia (PMI) nonprosedural ditegah keberangkatannya ke luar negeri, melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, sepanjang semester pertama 2023. Penegahan keberangkatan PMI tersebut guna meminimalisir tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
Read more »
Bukan China, Ini 'Raja' Pemberi Utang Luar Negeri Terbesar RIBank Indonesia (BI) mencatat posisi utang luar negeri Indonesia pada April turun dibandingkan bulan sebelumnya.
Read more »