Mengenal Komunitas La Sape di Kongo, Hidup Miskin Tapi Gaya

South Africa News News

Mengenal Komunitas La Sape di Kongo, Hidup Miskin Tapi Gaya
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 cnbcindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 53 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 25%
  • Publisher: 74%

Komunitas La Sape terkenal karena gaya berpakaian mereka yang trendy, tak jarang mengenakan busana rancangan desainer. Padahal, mereka hidup miskin.

- Ada banyak cara yang dilakukan orang untuk mencari kebahagiaan. Begitupun, setiap orang memiliki bentuk kebahagiaannya masing-masing, meski terkadang hal itu tak masuk akal bagi sebagian orang lain.

Salah satu contoh kasus yang cukup esktrem ada di Republic of Congo dan Democratic Republic of Congo, dua negara di Benua Afrika. Di negara tersebut, ada komunitas yang disebut La Sape. Komunitas ini terkenal karena gaya berpakaian mereka yang trendy, tak jarang mengenakan busana rancangan desainer. Meski memakai pakaian mahal, mereka bukan orang kaya. Para anggota komunitas La Sape adalah kaum pekerja, ada yang supir taksi, petani, tukang kayu, dan lain sebagainya.Baca:Société des ambianceurs et des personnes elegantesSociety of Atmosphere-setters and Elegant People.

Asal-usul La Sape diyakini bermula di awal abad ke-20 di masa penjajahan Belgia-Prancis di mana budak Kongo bekerja untuk mendapatkan pakaian bekas. Di luar jam kerja, para pria Kongo mulai berpakaian seperti"pria Prancis" yang fashionable, ditandai dengan pakaian warna-warni, sepatu mewah, aksesoris seperti topi bowler, tongkat, dan kacamata hitam. Mengenakan pakaian seperti itu, mereka merasa keren dan mendapatkan energi serta kegembiraan.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

cnbcindonesia /  🏆 7. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Jalankan Misi Perdamaian, Batalyon 713/ST, Siap Berangkatkan 485 Personel ke KongoJalankan Misi Perdamaian, Batalyon 713/ST, Siap Berangkatkan 485 Personel ke KongoBatalyon Infanteri 713 Satya Tama, Korem 133 Nani Wartabone Gorontalo Akan Memberangkatkan Ratusan Prajurit TNI Untuk Menjalankan Misi Perdamain di Negara Kongo
Read more »

Komunitas Gerbong Pecinta Sandiuno Bantu UMKM Majalengka Tingkatkan OmzetKomunitas Gerbong Pecinta Sandiuno Bantu UMKM Majalengka Tingkatkan OmzetProgram ini juga selaras dengan target Menparekraf Sandiaga Uno, yang berkaitan dengan digitalisasi dan bisa mempercepat pemulihan ekonomi.
Read more »

ID42NER Ajak Komunitas Otomotif Jadi Pelopor Tertib Lalu LintasID42NER Ajak Komunitas Otomotif Jadi Pelopor Tertib Lalu LintasKetua Toyota Fortuner Club of Indonesia (ID42NER) Baron Simanjuntak mengajak semua komunitas otomotif di Indonesia untuk menjadi pelopor tertib berlalu-lintas.
Read more »

Pengelolaan Sampah di Kawasan Pariwisata Jadi Perhatian Penting Berbagai Lembaga hingga KomunitasPengelolaan Sampah di Kawasan Pariwisata Jadi Perhatian Penting Berbagai Lembaga hingga KomunitasPermasalahan sampah di Indonesia, terlebih di sektor pariwisata, menjadi perhatian khusus bagi komunitas, pemerintah juga lembaga-lembaga terkait lainnya. Permasalahan...
Read more »

Komunitas Nelayan Pesisir Bagi-Bagi Oli Gratis di SubangKomunitas Nelayan Pesisir Bagi-Bagi Oli Gratis di SubangKomunitas Nelayan Pesisir membagikan oli gratis kepada para nelayan di Subang.
Read more »

Publik Harus Dapat Ganti Rugi Bila Pelayanan Publik BurukPublik Harus Dapat Ganti Rugi Bila Pelayanan Publik BurukPenerbitan Perpres ganti rugi pelayanan publik yang merupakan amanat UU nomor 25 tahun 2009 tentang Pelayanan Publik merupakan hal yang sangat penting dan perlu dituntaskan.
Read more »



Render Time: 2025-02-28 20:15:03