Sejumlah besar artefak dari abad kedua Masehi digali di sebuah kota bawah tanah di Turki. Diduga ini adalah tempat berlindung dari kekejaman zaman Romawi.
. Kota ini menampilkan tempat ibadah, silo, sumur air, dan lorong-lorong dengan koridor di Midyat, Provinsi Mardin tenggara.
Midyat yang kaya akan sejarah dan budayanya, menawarkan suasana magis bagi pengunjungnya dengan pemandangan rumah batu, losmen, masjid, gereja, dan biara yang berusia ribuan tahun. Boleh dibilang, daerah ini bagaikan museum terbuka bagi para pengunjungnya. Di distrik tersebut, sebuah gua ditemukan dalam lingkup proyek yang dimulai dua tahun lalu untuk pembersihan dan pelestarian jalan-jalan dan rumah-rumah bersejarah., Rabu setelah ditentukan bahwa gua itu adalah lorong ke tempat yang berbeda dengan koridor, penggalian pun dilakukan untuk menggali kota bawah tanah. Selama penggalian ini, ditemukan banyakGani Tarkan, direktur Museum Mardin dan kepala penggalian di Matiate, mengatakan bahwa pekerjaan mereka akan menyebar ke seluruh distrik.
Di abad kedua, Kristen belum menjadi sebuah agama resmi. Karenanya, keluarga dan kelompok yang menerima agama Kristen umumnya membentuk kota bawah tanah dan berlindung di sana untuk menghindari penganiayaan dari pemerintahan Roma."Mungkin, kota bawah tanah Midyat adalah salah satu ruang hidup dibangun untuk tujuan ini. Ini adalah area di mana kami memperkirakan setidaknya 60-70.000 orang tinggal di bawah tanah," ujar Tarkan.
Artefak lain yang ditemukan di area ini termasuk koin era Romawi dan lampu minyak, menunjukkan bahwa kompleks bawah tanah itu dibangun sekitar abad kedua atau ketiga Masehi. Tarkan mengatakan, parabaru menggali sekitar 5% area situs bersejarah itu sehingga diharapkan masih ada banyak penemuan dari penggalian ini.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Meski Diancam Turki, Finlandia dan Swedia Sepakat Teruskan Pengajuan Keanggotaan NATO - Pikiran-Rakyat.comFinlandia dan Swedia telah melakukan konferensi pers bersama, menyatakan siap bergabung dengan NATO, meski masih harus mengatasi Turki.
Read more »
Alasan Turki Tolak Swedia dan Finlandia Gabung NATOSwedia dan Finlandia membutuhkan semua 30 anggota NATO menyetujui pengajuan mereka, tetapi Turki menolaknya. Berikut adalah alasan Erdogan.
Read more »
Kekerasan Seksual Anak Dapat Perhatian Anggota DPRD Kota SemarangKasus pencabulan yang menimpa anak di bawah umur di Kota Semarang menjadi perhatian khusus anggota DPRD Kota Semarang.
Read more »
Profil Lin Che Wei, dari Relawan Jokowi hingga Revitalisasi Kota Tua di Bawah AhokLin Che Wei punya banyak andil dalam urusan pengambilan kebijakan negara di sejumlah kementerian, hingga meraih beragam penghargaan.
Read more »
Disney dan Pixar Umumkan Film Animasi Baru, ElementalElemental akan mengikuti kisah dua karakter utama bernama Ember dan Wade yang tinggal di sebuah kota di mana rakyat api, air, tanah, dan udara hidup bersama.
Read more »