Ardern akan menjabat sebagai Rekan Pemimpin Publik Global Angelopoulos 2023 dan Pemimpin Hauser di Pusat Kepemimpinan Publik Harvard.
, sementara akan bergabung dengan Universitas Harvard akhir tahun ini, kata Dekan Sekolah Kennedy Douglas Elmendorf, Selasa .
Dia akan menjabat sebagai Rekan Pemimpin Publik Global Angelopoulos 2023 dan Pemimpin Hauser di Pusat Kepemimpinan Publik sekolah mulai musim gugur ini.“Jacinda Ardern menunjukkan kepada dunia kepemimpinan politik yang kuat dan berempati,” kata Elmendorf dalam pernyataannya, seperti dilansir dariDia menambahkan bahwa Ardern akan membawa wawasan penting bagi siswa kami dan akan menghasilkan percakapan penting tentang pilihan kebijakan publik yang dihadapi para pemimpin di semua tingkatan.
Dia mengumumkan pada bulan Januari bahwa dia mengundurkan diri dari peran tersebut setelah lebih dari 5 tahun.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Eks PM Selandia Baru Jacinda Ardern Akan Ambil Beasiswa di HarvardJacinda Ardern akan mengambil beasiswa teknologi untuk mengerjakan tantangan seputar pertumbuhan alat AI generatif.
Read more »
Pengamat Kebijakan Publik UI Sepakat Halalbihalal Ditunda Untuk Fokus Pelayanan PublikPengamat Kebijakan Publik Universitas Indonesia, Roy Valiant Salomo sepakat dengan kebijakan penundaan halalbihalal guna fokus terhadap pelayanan publik.
Read more »
Jumhur Tak Ingin Buruh Terjebak Pada Pilihan Pemimpin Nasionalis atau MuslimKetua Umum KSPSI Jumhur Hidayat tak ingin kaum buruh terjebak pada pilihan memilih pemimpin nasional atau muslim pada Pilpres 2024.
Read more »
Wiranto Sebut 3 Kriteria Pemimpin yang Ada pada Diri PrabowoMenhan Prabowo Subianto mengunjungi seniornya yang juga Ketua Dewan Pertimbangan Presiden, Wiranto, di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (25.4.2023). Menteri...
Read more »
Taliban bunuh pemimpin ISIS yang dalangi pengeboman Bandara Kabul - BBC News IndonesiaPengeboman Bandara Kabul pada Agustus 2021 lalu, yang menewaskan 170 warga sipil dan 13 tentara AS, terjadi tatkala khalayak umum berusaha melarikan diri dari Afghanistan yang dikuasai Taliban.
Read more »
Pola Manipulasi Opini Publik di Media SosialManipulasi opini publik dengan memanfaatkan sentimen identitas di media sosial tidak hanya terjadi pada pelemahan KPK, tetapi juga Pilpres 2019. Sangat mungkin pola yang sama juga akan dipraktikkan dalam Pemilu 2024. Opini AdadiKompas
Read more »