TBP rupiah di bank umum dan BPR untuk periode berlaku 29 Januari 2022 s/d 27 Mei 2022, masing-masing sebesar 3,50% dan 6,00%.
Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, LPS terus berupaya menjaga stabilitas sistem keuangan dan mendukung pemulihan ekonomi nasional melalui program penjaminan simpanan dan resolusi bank yang kredibel. LPS mempertahankan tingkat bunga penjaminan di level terendah sepanjang beroperasinya LPS.
“LPS akan terus mencermati perkembangan suku bunga simpanan dan likuiditas perbankan, serta akan melakukan evaluasi kebijakan TBP sesuai perkembangan ekonomi dan perbankan terkini dengan tetap memperhatikan sinergi kebijakan dalam mempercepat pemulihan ekonomi dan menjaga SSK,” kata Yudhi. Selain itu, LPS juga telah memperpanjang kebijakan relaksasi denda keterlambatan pembayaran premi penjaminan untuk periode I dan periode II tahun 2022, yang berlaku bagi seluruh bank peserta penjaminan baik bank umum ataupun BPR. LPS sebelumnya telah menetapkan kebijakan relaksasi denda keterlambatan pembayaran premi yang berlaku selama tiga periode pembayaran premi, yaitu periode II tahun 2020, periode I tahun 2021, dan periode II tahun 2021.
Dari sisi kebijakan resolusi, LPS akan melakukan uji coba aplikasi single customer view selama tahun 2022 dalam rangka mewujudkan percepatan pembayaran klaim penjaminan. Selain itu, LPS terus melakukan sosialisasi dan pendampingan kepada Bank Sistemik dan Bank Umum yang memenuhi kriteria tertentu untuk mempersiapkan penyampaian rencana resolusi sesuai Peraturan LPS Nomor 1 Tahun 2021.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Beri Bunga di Atas Patokan, LPS Minta Perbankan Buka-bukan Soal Produknya ke NasabahKetua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa menekankan pentingnya transparansi produk perbankan kepada nasabah. Ketua Dewan Komisioner...
Read more »
Optimis Ekonomi Kuat, Ini Pesan Ketua LPS Kepada Para BankirAjang pertemuan dengan industri perbankan dijadikan LPS untuk mengedepankan penjaminan dan upaya mendukung perekonomian nasional.
Read more »
LPS Sebut Inflasi Nasional akan Meningkat, Ini Sederet FaktornyaLPS mencatat per Februari 2022, total aset perbankan tumbuh 10,3% secara tahunan. Hal ini didukung salah satunya oleh DPK yang tumbuh 11,1%.
Read more »
Ketahanan Perbankan Indonesia Cukup Kuat, Ini Penjelasan LPSPertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) perbankan disebut melampaui kinerja penyaluran kredit per Februari 2022.
Read more »
LPS Jamin Tabungan 447,1 Juta Nasabah di Bank |Republika OnlineSaat ini peserta program penjaminan LPS sebanyak 107 bank umum dan 1.632 BPR/BPRS.
Read more »
Bos LPS Sebut Produk Bank Wajib Penuhi 3 T, Apa Itu?Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) meminta perbankan benar-benar menerapkan transparansi kepada nasabah.
Read more »