Investor Lo Kheng Hong mengaku tidak ingin berinvestasi di sektor bank digital karena dirinya sangat memilah-milah dalam berinvestasi.
"Di portofolio saya sama sekali tidak ada perusahaan digital, sangat mengerikan buat saya sebagai seorang value investor," katanya, saat bincang virtual yang diselenggarakan BCA, Selasa malam.
Pria yang dijuluki Warren Buffett Indonesia Indonesia ini membandingkan perbedaan perusahaan digital seperti bank digital dengan bank pada umumnya yang menjadi pilihannya."Tidak mungkin dong saya beli bank kecil , bank kecil aset di bawah Rp 10 triliun tapi price to book 50 kali. Sedangkan ada bank yang asetnya Rp 200 hingga Rp 300 triliun price to book hanya 0,5. Jadi, tidak mungkin saya beli perusahaan digital," katanya.
"Bajaj dijual harga Mercy saya tidak mau beli. Tapi kalau Mercy yang dijual harga Avanza saya mau beli," katanya.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Lo Kheng Hong Sebut Ada Hujan Emas di BEI, Apa Maksudnya?Investor kawakan Lo Kheng Hong mengibaratkan momen yang terjadi di bursa saat pandemi adalah hujan emas! Maksudnya?
Read more »
Lo Kheng Hong Terang-terangan Soal Saham yang Dilirik hingga Tips untuk Milenial“Saya lebih memilih membeli Mercy harga Avanza, bukan Bajaj yang dijual harga Mercy.' ujar Investor kawakan Lo Kheng Hong. TempoBisnis
Read more »
Lo Kheng Hong Terang-terangan Soal Saham yang Dilirik hingga Tips untuk Milenial“Saya lebih memilih membeli Mercy harga Avanza, bukan Bajaj yang dijual harga Mercy.' ujar Investor kawakan Lo Kheng Hong. TempoBisnis
Read more »
Lo Kheng Hong Sebut Ada Hujan Emas di BEI, Apa Maksudnya?Investor kawakan Lo Kheng Hong mengibaratkan momen yang terjadi di bursa saat pandemi adalah hujan emas! Maksudnya?
Read more »
Wow! Saham BBRI Naik 3 Hari, Asing Masuk, Ini Katalisnya!Harga saham emiten bank BUMN, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau BRI kembali ditutup menguat pada perdagangan hari ini, Senin (7/2/2022).
Read more »
IHSG Lagi Cetak Rekor, Apa Saham yang Layak Koleksi?Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sudah sempat menyentuh level 6.800. Saham apa yang layak koleksi?
Read more »