Serangan dan perintah penangkapan terhadap tenaga kesehatan oleh junta militer Myanmar menyebabkan layanan kesehatan tidak berfungsi. Banyak dokter dan perawat bersembunyi dari kejaran junta. Internasional AdadiKompas krismada
Dalam foto pada 14 Mei 2021 ini, tentara Thailand menangkap sejumlah warga Myanmar yang berusaha masuk Thailand. Di tengah pandemi Covid-19, Bangkok mengetatkan pengendalian gerak untuk mengendalikan penyebaran virus.
YANGON, MINGGU — Sistem layanan kesehataan Myanmar semakin kesulitan menangani pandemi Covid-19 selepas kudeta 1 Februari 2021. Pekerja kesehatan dan warga menolak datang ke rumah sakit yang dikelola pemerintah. Sementara klinik swasta kesulitan sumber daya untuk menangani pandemi. Selepas kudeta, ratusan dokter dan perawat ditangkap junta. Sebab, mereka menolak mengakui kudeta dan bekerja untuk junta. Organisasi Kesehatan Dunia mencatat, 150 pekerja kesehatan ditangkap dan 13 tewas.