WNA Uzbekistan bernama Dilshold Alimov, 33, kini ditahan di Lapas Kerobokan. Dia berstatus sebagai terdakwa dan masih menjalani proses hukum di PN Denpasar.
DENPASAR-WNA Uzbekistan bernama Dilshold Alimov, 33, kini ditahan di Lapas Kerobokan, Badung. Dia dinyatakan sebagai terdakwa dan masih menjalani proses hukum di Pengadilan Negeri Denpasar. Menariknya, Dilshold Alimov diadili karena dituduh mencuri dokumen di perusahannya sendiri.
"Kami melihat kejanggalan di kepolisian. Prosedur awal di kepolisian sudah cacat hukum. Dan kita menyampaikan ini berdasarkan fakta, ini ada dokumen yang dilimpahkan ke kejaksaan. Kepolisian melakukan penyelidikan tanpa surat perintah. Dan aneh bin ajaib langsung di P21 penuntut umum," kata Nainggolan saat ditemui di Kuta, Kamis .
Dilshold Alimove menduga adanya transaksi keuangan yang mencurigakan dari bulan September 2020 hingga September 2021. Dilshold Alimove kemudian meminta pertanggungjawaban laporan keuangan kepada F selaku direktur perusahaan."Akan tetapi F tidak memberikan tanggapan dan pertanggungjawaban laporan keuangan sebagaimana mestinya," terang Sri Dharen.
Singkat cerita, Dilshold Alimove kemudian datang ke PT Peak Solutions Indonesia pada tanggal 29 Oktober 2021. Kedatangannya untuk bertemu dengan F, sebagaimana saran dari pihak kepolisian. Namun, 3 jam ditunggu F tidak muncul ke kantor PT Peak Solutions Indonesia. Bahkan ketika dihubungi, F tidak memberi jawaban.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Kuasa Hukum: Mudah-Mudahan Jaksa Segera Mengeksekusi Azis SyamsuddinMantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin menerima putusan majelis hakim atas vonis 3 tahun 6 bulan penjara terkait kasus suap penanganan perkara di Lampung Tengah.
Read more »
Kuasa Hukum Klaim Penetapan Indra Kenz sebagai Tersangka Kasus Binomo Adalah Hoaks - Tribunnews.comWardaniman Larosa, pengacara Indra Kenz, sebut kliennya masih diperiksa di Bareskrim Polri. Statusnya sebagai saksi.
Read more »
Dua Terdakwa Unlawful Killing Laskar FPI Sidang Pledoi Hari Ini, Kuasa Hukum: Lebih Dari 100 Halaman'Sudah siap, masing-masing lebih dari 100 halaman,' ucap Henry
Read more »