Kroasia minta 24 staf kedubes Rusia untuk meninggalkan negaranya terkait invasi Rusia dan di Ukraina dan 'agresi brutal'. UkraineRussiaConflict
Arsip - Bendera Uni Eropa dan Kroasia terlihat di pusat kota Zagreb, 19 Juni 2013.
Belgrade - Kroasia pada Senin meminta 24 staf kedutaan besar Rusia untuk meninggalkan negaranya terkait invasi Rusia di Ukraina dan "agresi brutal", kata kementerian luar negeri Kroasia, menyusul langkah serupa oleh negara-negara Uni Eropa.Kementerian mengatakan bahwa duta besar Rusia dipanggil sebagai protes atas "agresi brutal terhadap Ukraina dan berbagai kejahatan yang dilakukan ".
"Pihak Rusia telah diberitahu soal pengurangan staf administrasi-teknis di kedutaan besar Federasi Rusia di Zagreb," kata pernyataan itu. Uni Eropa pada Jumat mengadopsi paket sanksi baru untuk Rusia atas invasi mereka ke Ukraina, yang mencakup larangan impor batubara, pembatasan baru di sektor perdagangan, dan daftar hitam sejumlah tokoh oligarki yang dekat dengan Kremlin.
Rusia mengatakan pihaknya meluncurkan "operasi militer khusus" di Ukraina pada 24 Februari untuk melucuti militer dan melenyapkan pengaruh Nazi di negara tetangganya itu.Sumber: Reuters
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
24 Staf Kedubes Rusia Diusir Oleh KroasiaKroasia pada Senin meminta 24 staf kedutaan besar Rusia untuk meninggalkan negaranya terkait invasi Rusia di Ukraina dan 'agresi brutal', kata kementerian luar negeri Kroasia.
Read more »
UPDATE Perang Rusia Vs Ukraina: Warga Sipil Diminta Melarikan Diri dari Pasukan Rusia | Kabar24 - Bisnis.comUkraina meminta warga sipil di wilayah timur Luhansk untuk melarikan diri dari pasukan Rusia yang kini menyerang fasiltas publik.
Read more »
PM Inggris Janji Berikan Rudal Antikapal ke Ukraina untuk Lawan RusiaPM Johnson puji Zelensky dan keberanian rakyat Ukraina dalam melawan invasi Rusia. Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson, dalam kunjungan ke Kiev, Sabtu berjanji...
Read more »
AS Bangga Kirim Senjata ke Ukraina Setiap Hari untuk Usir RusiaKirim senjata setiap hari, AS ingin Rusia semakin lemah dan terisolasi. Amerika Serikat (AS) merasa bangga telah mengirim senjata ke Ukraina setiap hari...
Read more »
Presiden Ukraina Komitmen Penyelesaian Damai dengan Rusia, Namun Tetap Minta Senjata dari BaratPresiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengaku berkomitmen untuk perdamaian dengan Rusia, namun memperbarui permohonannya mendapat banyak senjata.
Read more »
'Kami dijadikan tameng manusia' - kesaksian warga Ukraina terhadap tindakan pasukan Rusia - BBC News IndonesiaPenduduk Desa Obukhovychi mengatakan sekitar 150 orang ditangkap untuk melindungi Rusia saat pasukan Ukraina bergerak maju.
Read more »