KPK Pastikan Lili Kooperatif Hadapi Laporan Etik soal MotoGP Mandalika

South Africa News News

KPK Pastikan Lili Kooperatif Hadapi Laporan Etik soal MotoGP Mandalika
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 Beritasatu
  • ⏱ Reading Time:
  • 67 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 30%
  • Publisher: 59%

Lili kembali dilaporkan ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK karena diduga menerima sejumlah fasilitas untuk menyaksikan MotoGP Mandalika.

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi , Lili Pintauli Siregar dipastikan akan kooperatif dalam menghadapi pelaporan dugaan pelanggaran kode etik. Diketahui,

"Pimpinan pun akan kooperatif jika nanti dibutuhkan informasi dan keterangannya," ujar Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikir dalam keterangannya, Senin .Untuk itu, Ali mengajak semua pihak untuk menghormati proses pemeriksaan yang sedang berlangsung di Dewas KPK. Ditegaskan Ali, pembuktian dan putusan dalam penegakan etik di lembaga antirasuah itu menjadi tugas dan kewenangan Dewas KPK.

Dewas KPK kata dia, menjalankan tugasnya sesuai mekanisme dan pertimbangan profesionalnya sebagai penegak kode etik bagi insan KPK.Diberitakan, Lili Pintauli dilaporkan ke Dewas KPK karena diduga menerima gratifikasi saat menonton ajang MotoGP Mandalika, Lombok dari sebuah perusahaan BUMN. Laporan tersebut dikonfirmasi oleh Dewas KPK. “Ya benar ada pengaduan terhadap Ibu LPS ,” ujar anggota Dewas KPK, Syamsuddin Haris kepada Beritasatu.com, Selasa .

Diungkapkan Haris, pihaknya saat ini sedang mempelajari pengaduan tersebut sesuai prosedur operasional baku yang berlaku di Dewas KPK. Hanya saja, Haris tidak menjelaskan lebih lanjut soal substansi laporan tersebut. Berdasarkan informasi yang diterima, Lili diduga mendapatkan tiket MotoGP Mandalika di Grandstand Premium Zona A-Red serta fasilitas penginapan di Amber Lombok Beach Resort.TAG: KPK Laporan Etik KPK MotoGP Mandalika Dewas KPK Lili Pintauli Siregar

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

Beritasatu /  🏆 26. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Terima Fasilitas Wah MotoGP Mandalika, Ini Profil Lili Pintauli SiregarTerima Fasilitas Wah MotoGP Mandalika, Ini Profil Lili Pintauli SiregarWakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar dilaporkan ke Dewas KPK karena diduga melakukan pelanggaran kode etik terkait penerimaan fasilitas Moto GP Mandalika.
Read more »

Dugaan Gratifikasi Tiket MotoGP Lili Pintauli, Dewas KPK Masih Kumpulkan Bukti | merdeka.comDugaan Gratifikasi Tiket MotoGP Lili Pintauli, Dewas KPK Masih Kumpulkan Bukti | merdeka.comDewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) masih mengumpulkan bukti dugaan pelanggaran etik Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar.
Read more »

KPK: Lili Pintauli Bakal Kooperatif Jika Dimintai Keterangan DewasKPK: Lili Pintauli Bakal Kooperatif Jika Dimintai Keterangan DewasLaporan Praktik HAM yang dikeluarkan AS menyoroti soal pelanggaran etik yang dilakukan oleh Lili Pintauli Siregar. KPK sebut Lili akan kooperatif jika.
Read more »

Kasus Lili Pintauli Disorot, Pimpinan KPK Sindir Balik ASKasus Lili Pintauli Disorot, Pimpinan KPK Sindir Balik ASWakil Ketua KPK Nawawi Pomolango angkat bicara soal Lili Pintauli disorot dunia soal pelanggaran etik. Dia malah menyindir balik Amerika Serikat.
Read more »

PD Desak Lili Pintauli Mundur: Dewas KPK Jangan Jadi Macan Ompong!PD Desak Lili Pintauli Mundur: Dewas KPK Jangan Jadi Macan Ompong!'Sebaiknya, demi KPK yang berintegritas, beliau dengan suka rela undur diri saja,' kata Waketum Partai Demokrat Benny Kabur Harman.
Read more »

Pukat UGM Sebut Lili Pintauli tak Paham Nilai Dasar KPKPukat UGM Sebut Lili Pintauli tak Paham Nilai Dasar KPKPukat UGM Sebut Lili Pintauli tak Paham Nilai Dasar KPK. Pada 2021 lalu, misalnya, Dewas KPK telah menjatuhkan sanksi sedang berupa pemotongan gaji Lili sebesar 40 persen setiap bulan selama setahun.
Read more »



Render Time: 2025-03-27 03:24:33