KPK Duga Lembaga Survei Terima Aliran Dana untuk Dongkrak Popularitas Bupati Kapuas | merdeka.com

South Africa News News

KPK Duga Lembaga Survei Terima Aliran Dana untuk Dongkrak Popularitas Bupati Kapuas | merdeka.com
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 merdekadotcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 36 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 18%
  • Publisher: 51%

KPK Duga Lembaga Survei Terima Aliran Dana untuk Dongkrak Popularitas Bupati Kapuas

"Para saksi hadir dan didalami pengetahuannya terkait dugaan kepemilikan berbagai aset tersangka BBSB dkk," ujar Ali.Sementara Christine selaku Finance Hotel Intercontinental Pondok Indah dan Raden Kusmartono selaku PPAT/Notaris mangkir, alias tak memenuhi panggilan tim penyidik.KPK menyatakan akan mendalami aliran uang korupsi Ben Bahat ke dua lembaga survei. Sebelumnya KPK sudah memeriksa Direktur Keuangan lembaga survei Fauny Hidayat, pada Senin, 26 Juni 2023.

"Diperiksa di antaranya pendalaman soal aliran uang di antaranya yang juga dipergunakan untuk pembiayaan polling survei pencalonan kepala daerah terhadap tersangka dan istrinya," kata Ali, Selasa .Sebagaimana diketahui, Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat dan Anggota Komisi III DPR dari Partai NasDem Ary Egahni diduga menggunakan uang hasil korupsi sebesar Rp8,7 miliar untuk sejumlah kepentingan politik.

Mulai dari pendanaan pencalonan Bupati Kapuas, Gubernur Kalimantan Tengah, hingga pemilihan Ary Egahni sebagai anggota legislatif DPR RI di tahun 2019. KPK turut menyebut Ben dan Ary juga memakai uang korupsinya untuk membayar dua lembaga survei guna mendongkrak elektabilitas.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

merdekadotcom /  🏆 36. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

KPK sebut ada aliran uang Rp300 juta dari Ben Bahat ke lembaga surveiKPK sebut ada aliran uang Rp300 juta dari Ben Bahat ke lembaga surveiKPK menyebut ada dugaan aliran uang sekitar Rp300 juta dari tersangka Bupati Kapuas nonaktif Ben Brahim S. Bahat dan mantan anggota DPR RI Ary Egahni ke lembaga survei untuk mendongkrak elektabilitasnya.
Read more »

Survei Indikator: TNI Jadi Lembaga Paling Dipercaya Publik, DPR dan Parpol di Posisi BuncitBurhanuddin Muhtadi mengatakan TNI kembali menjadi lembaga negara yang paling dipercaya publik dalam survei IPI periode 20-24 Juni 2023.
Read more »

Ssst, Duit Panas Bupati Kapuas Mengalir ke 2 Lembaga Survei Ini, NilainyaSsst, Duit Panas Bupati Kapuas Mengalir ke 2 Lembaga Survei Ini, NilainyaKPK mengungkap duit panas Bupati Kapus Ben Brahim S. Bahat dan istrinya yang anggota DPR Ary Egahni diduga mengalir kepada dua lembaga survei ini. Nilainya...
Read more »

KPK Duga Poltracking Indonesia Terima Aliran Uang untuk Dongkrak Popularitas Bupati Kapuas - Jawa PosKPK Duga Poltracking Indonesia Terima Aliran Uang untuk Dongkrak Popularitas Bupati Kapuas - Jawa Pos"Para saksi hadir dan didalami pengetahuannya terkait dugaan kepemilikan berbagai aset tersangka BBSB dkk," ucap Ali.
Read more »

KPK Duga Poltracking Indonesia Terima Duit Buat Dongkrak Popularitas Bupati Kapuas di Pilgub Kalteng - Tribunnews.comKPK Duga Poltracking Indonesia Terima Duit Buat Dongkrak Popularitas Bupati Kapuas di Pilgub Kalteng - Tribunnews.comKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga PT Poltracking Indonesia menerima aliran duit korupsi Bupati nonaktif Kapuas Ben Brahim S Bahat (BBSB). PTPoltrackingIndonesia korupsi
Read more »



Render Time: 2025-02-26 19:28:33