Konflik Ukraina vs Rusia Makin Tegang, Investor Dalam Negeri Jangan Panik
Bisnis.com, JAKARTA – Menghadapi risiko konflik geopolitik yang terjadi antara Ukraina dan Rusia, ahli investasi mengimbau agar investor tak panik dan tetap memperhatikan kinerja fundamental perusahaan.
Oleh karena itu, sebenarnya lebih baik jika kondisi ekonomi bertumbuh pada kondisi ideal tanpa adanya konflik seperti yang sedang terjadi di Benua Biru. “Sebagai investor harus mengikuti konsep pebisnis yaitu mencari jalan supaya survive. Mereka berusaha tetap bertahan bahkan growing dalam kondisi apapun. Mungkin trader bisa mengikuti pebisnis. Sehingga lebih siap dengan segala keadaan dan berusaha terus tumbuh,” ujarnya.
“Ini akan menjadi salah satu potensi yang menjadikan ekonomi Indonesia hebat kembali. Karena seperti yang kita tahu bahwa key resource yang ada di dunia ini, sebagai contoh untuk nikel hanya ada beberapa negara yang mempunyai jutaan ton di dalamnya,” ujarnya.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Apa itu NATO dan Bagaimana Perannya dalam Konflik Rusia Ukraina?Berikut hal-hal penting yang perlu diketahui soal NATO dan perannya dalam konflik Rusia-Ukraina.
Read more »
Chelsea Terganggu Situasi Konflik Rusia-Ukraina Jelang Final Piala Liga Inggris - Bolasport.comPelatih Chelsea, Thomas Tuchel, mengaku persiapan timnya menghadapi final Piala Liga Inggris terganggu dengan situasi konflik Rusia-Ukraina.
Read more »
Indonesia Ramai Disebut Miliki Peran Dalam Meredakan Konflik Rusia-Ukraina, Begini Penjelasan PakarPosisi Indonesia sebagai pihak yang netral dan Presidensi G20, disebut bisa mendorong Rusia untuk menahan invasinya terhadap Ukraina. Pakar pun memberikan penjelasan.
Read more »
Dampak Konflik Ukraina–Rusia, 25 Persen Sumber Gandum Indonesia Terancam Hilang - Pikiran-Rakyat.comKonflik Ukraina-Rusia berdampak pada Indonesia yang menjadi negara pengimpor gandum dengan jumlah besar dari Ukraina.
Read more »