Komisi VIII: Perbedaan Hari Idul Fitri 2023 Perlu Disikapi Arif dan Bijaksana

South Africa News News

Komisi VIII: Perbedaan Hari Idul Fitri 2023 Perlu Disikapi Arif dan Bijaksana
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 mediaindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 70 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 31%
  • Publisher: 92%

Politisi dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengingatkan soal ajaran Islam yakni ijtihad di tengah potensi perbedaan tersebut.

KETUA Komisi VIII DPR RI Ashabul Kahfi mengatakan perbedaan Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran bagi masyarakat muslim Indonesia bukan hal yang baru karena telah terjadi berulang kali. Terlebih, perbedaan dalam Islam adalah sunnatullah dan tak mungkin dihindari sebagai hukum sosial.

“Hal yang dibutuhkan saat ini adalah sikap arif dan bijaksana terhadap perbedaan tersebut dengan saling menghormati dan menghargai atas setiap perbedaan yang ada. Hadirnya perbedaan dengan sikap kearifan akan menghadirkan keindahan dalam kehidupan sosial,” kata Ashabul, Kamis . Ashabul pun mengimbau, kepada seluruh umat Islam untuk kembali pada keyakinan masing-masing tanpa menganggu dan mengusik keyakinan orang lain. “Hal yang utama adalah bagaimana nilai-nilai pendidikan dari madrasah ruhaniah Ramadan kita bumikan pasca Ramadan sehingga menjadi nilai karakter kebangsaan,” imbuhnya.Lebih lanjut, Ijtihad, menurutnya, merupakan satu kegiatan yang mengarahkan kemampuan pengetahuan dan akal guna memecahkan satu problem dalam isu keagamaan.

“Penentuan awal Ramadan dan Syawal yang melahirkan dua metode yakni hisab dan rukyat merupakan bagian dari proses ijtihad yang produknya mendapatkan legitimasi dari agama,” pungkas dia. Pemerintah telah menetapkan 1 Syawal 1444 Hijriah atau Hari Raya Idul Fitri jatuh pada Sabtu, 22 April 2023. Ketetapan itu dikeluarkan berdasarkan hasil sidang isbat yang digelar Kementerian Agama yang digelar di kantor Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis . Sidang isbat dipimpin oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Sidang isbat juga dihadiri pimpinan Majelis Ulama Indonesia, Komisi VIII DPR, hingga ormas Islam.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

mediaindonesia /  🏆 2. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Komisi VIII Minta Penentuan 1 Syawal tidak Disangkutpautkan ke PolitikKomisi VIII Minta Penentuan 1 Syawal tidak Disangkutpautkan ke PolitikKETUA Komisi VIII DPR RI Ashabul Kahfi menghimbau umat Islam dapat menghormati keputusan pemerintah menetapkan 1 Syawal 1444 Hijiriah
Read more »

Muhammadiyah Lebih dulu Berlebaran, Komisi VIII Himbau Saling MenghormatiMuhammadiyah Lebih dulu Berlebaran, Komisi VIII Himbau Saling MenghormatiUmat Islam yang akan merayakan hari raya Idul Fitri esok hari diharapkan menghormati umat Islam yang masih puasa. Salah satu upayanya tidak makan dan minum secara terbuka.
Read more »

Perbedaan 1 Syawal, Ketua DPD RI LaNyalla : Pemerintah Fasilitasi saja Perbedaan Lebaran, Jangan Penentu TunggalPerbedaan 1 Syawal, Ketua DPD RI LaNyalla : Pemerintah Fasilitasi saja Perbedaan Lebaran, Jangan Penentu TunggalPotensi perbedaan hari 1 Syawal 1444 Hijriyah hal wajar. Ini perbedaan metode penentuan, antara hisab dan rukyatul hilal di antara ormas Islam di Indonesia.
Read more »

Perbedaan 1 Syawal, Khofifah: Sepatutnya tidak Menonjolkan PerbedaanPerbedaan 1 Syawal, Khofifah: Sepatutnya tidak Menonjolkan PerbedaanMenyikapi perbedaan, prinsip Bhineka Tunggal Ika harus dijunjung tinggi.
Read more »

Inilah 15 Ucapan Hari Raya Idulfitri 2023Inilah 15 Ucapan Hari Raya Idulfitri 2023Hari Raya Idulfitri merupakan hari yang ditunggu umat Islam, berikut 15 ucapan Hari Raya Idulfitri 2023.
Read more »

PKS minta perbedaan hari Lebaran dapat menimbulkan toleransiPKS minta perbedaan hari Lebaran dapat menimbulkan toleransi'Perbedaan ini tentu bukan menjadi faktor pemecah bela bangsa, tapi kita justru membuka ruang-ruang tasamuh, toleransi di antara sesama umat,' kata Presiden PKS Ahmad Syaikhu.
Read more »



Render Time: 2025-02-27 07:46:55