Jenazah guru honorer itu ditandu sejauh 40 kilometer, mulai dari pukul 10.00 WITA hingga pukul 23.30 WITA menuju kampung halamannya.
, Sulawesi Barat , terpaksa ditandu sejauh 40 kilometer melintasi jalan licin, gunung terjal hingga muara sungai.
Selama menempuh perjalanan mengantar jenazah ke kampung halamannya, warga mengalami jatuh bangun. Mulai dari menembus kegelapan malam dan hutan belantara hingga basah kuyup karena diguyur hujan deras.Letih dan lapar selama 13 jam menempuh perjalanan juga dirasakan para pengantar jenazah. Namun rasa empati dan penghormatan warga yang tulus atas pegabdian sang guru yang mencerdaskan anak-anak pedalaman mengalahkan segalanya.
Seorang warga yang ikut menandu, Kamaruddin mengatakan, peristiwa jenazah di tandu ini bukan hal baru bagi masyarakat Ulumanda. Termasuk juga warga yang jatuh sakit hingga ada ibu melahirkan di jalan karena kendaraan tak bisa melintas. Pasalnya sejak lama jalan di wilayah tersebut memang rusak parah dan tak bisa dilalui kendaraan umum. Jalan licin dan terjal ini hanya bisa dilintasi kendaraanKisah Gudianto, Sopir Taksi di Surabaya yang Sediakan Jajanan hingga Obat-obatan Gratis bagi Penumpangnya
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Dinyatakan Meninggal, Bayi di India Ini Ditemukan Masih Hidup Padahal Sudah Dikuburkan Selama 1 JamSeorang bayi di India ditemukan masih hidup seusai dikuburkan selama 1 jam.
Read more »
Kisah Mantan Panglima TNI Pernah Jadi Penjaga Warung, Pembuat Donat, hingga CaddyMantan Panglima TNI Marsekal Purnawirawan Hadi Tjahjanto lahir dari keluarga yang perekonomiannya serba berkekurangan dan prihatin. Masa kecil Hadi penuh perjuangan....
Read more »
Kisah Iqbal Raia: Dari Main Tembak-tembakan hingga Raih Medali SEA Games 2021Berawal dari hobi main tembak-tembakan, Iqbal Raia kini menjadi atlet menembak dan berhasil menyumbangkan medali SEA Games 2021 untuk Indonesia.
Read more »
Peneliti BRIN Sebut Pulau Jawa Alami Kemarau Basah hingga Tanpa KemarauBerdasarkan data dari Kajian Awal Musim Wilayah Indonesia Jangka Madya (KAMAJAYA) BRIN, sebagian besar wilayah di Indonesia khususnya Pulau Jawa, berpotensi mengalami kemarau basah. TempoTekno
Read more »
Kylian Mbappe Bertahan di PSG, Tolak Madrid, Lirik Liverpool, tapi Cinta AC MilanKisah transfer Kylian Mbappe yang selama ini kerap menyimpan teka-teki akhirnya usai setelah sang pemain memutuskan bertahan di Paris Saint-Germain.
Read more »