Ucapan Menag Yaqut soal 'Kemenag hadiah untuk NU' mendapat banyak sorotan. Hal itu juga menimbulkan dinamika di grup WhatsApp (WA) Komisi VIII DPR RI.
"Klarifikasi sudah dilakukan. Tapi kalau misalkan klarifikasi Pak Menteri kemarin sudah dianggap selesai dan tidak ada gonjang ganjing, ya syukur alhamdulilah. Tapi kalau masih perlu, kita punya cara atau punya ruang dan waktu untuk mengklarifikasi secara resmi, bukan hanya melalui media massa. Tapi kita akan gelar rapat kerja. Nanti salah satu agenda mungkin Pak Menteri bisa menyampaikan klarifikasinya secara langsung di Komisi VIII," paparnya.
"Kita pantau saja perkembangannya 1-2 hari ini. Kalau misalkan belum clear, ya itu akan kita bawa ke ranah Komisi VIII dan pemerintah," sambung Yandri.Sementara itu, Yandri turut mengungkit eks Menag Fachrul Razi yang pernah viral tersandung masalah. "Ini kan kejadian yang kedua. Menag, dulu waktu Jenderal Fachrul Razi mengeluarkan pernyataan di ruang tertutup waktu pengarahan di MenpanRB, itu kan juga viral masalah, penghapal Al-Quran sebagai sumber radikal. Good looking menjadi sumber radikal, itu kan jadi viral. Walaupun kata Jenderal Fachrul Razi itu nggak saya buka di umum. Tapi jadi konsumsi publik. Nah ini kejadian lagi," imbuhnya.
Sebelumnya, pernyataan Menag Yaqut Cholil Qoumas soal Kemenag hadiah negara untuk NU ternyata berbuntut panjang. Kritikan dari sejumlah pihak pun berdatangan atas pernyataan Menag Yaqut. Pernyataan Menag Yaqut itu awalnya disampaikan dalam webinar internasional yang ditayangkan salah satu channel YouTube. Awalnya, Menang menceritakan terkait adanya perdebatan terkait Kementerian Agama terkait usulan perubahan tagline Kemenag.Kementerian Agama itu kan 'Ikhlas Beramal.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Pimpinan Komisi VIII: Kemenag untuk Semua, Bukan Satu Kelompok Tertentu'Kementerian Agama adalah kementerian yang memberikan pelayanan kepada semua agama, bukan untuk satu kelompok agama tertentu,' kata Wakil Ketua Komisi VIII DPR dari Fraksi Partai Golkar Ace Hasan Syadzily. | Nasional
Read more »
Komisi IX DPR soal PCR Rp300 Ribu: Banyak yang Berat BayarPenurunan harga PCR menjadi Rp300 ribu dinilai tak menyelesaikan polemik wajib tes bagi penumpang pesawat lantaran harganya masih tinggi.
Read more »
Ketua Komisi VIII Desak Menteri Agama Jelaskan soal Kemenag Bukan untuk Umat Islam secara Umum - Tribunnews.comKetua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto menyoroti pernyataan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang menyebut Kementerian Agama adalah hadiah NU.
Read more »
Ketua Komisi VIII Desak Menteri Agama Jelaskan soal Kemenag Bukan untuk Umat Islam secara Umum - Tribunnews.comKetua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto menyoroti pernyataan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang menyebut Kementerian Agama adalah hadiah NU.
Read more »