Ketidakpastian Ekonomi Global Meningkat, Gubernur BI Ramal Suku Bunga The Fed Bakal Naik Jadi 5,5%

South Africa News News

Ketidakpastian Ekonomi Global Meningkat, Gubernur BI Ramal Suku Bunga The Fed Bakal Naik Jadi 5,5%
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 VIVAcoid
  • ⏱ Reading Time:
  • 28 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 15%
  • Publisher: 90%

Bank Indonesia (BI) memandang, ke depan Federal Reserve (the Fed) akan menaikkan suku bunga acuannya atau Federal Funds Rate (FFR) ke angka 5,5 persen.

diperkirakan akan ada di angka 2,7 persen, dengan risiko perlambatan terutama di Amerika Serikat dan Tiongkok.

"Di AS, tekanan inflasi masih tinggi terutama karena keketatan pasar tenaga kerja, di tengah kondisi ekonomi yang cukup baik dan tekanan stabilitas sistem keuangan yang mereda. Sehingga mendorong kemungkinan kenaikan Federal Funds Rate ke depan," ujarnya.Selain itu kata Perry, kebijakan moneter di Eropa juga masih ketat, sedangkan di Jepang masih longgar.

"Sementara itu, di Tiongkok pertumbuhan ekonomi juga tidak sekuat prakiraan di tengah inflasi yang rendah sehingga mendorong pelonggaran kebijakan moneter," jelasnya.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

VIVAcoid /  🏆 3. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Peringatan! BI Sebut Ketidakpastian Ekonomi Global Meningkat LagiPeringatan! BI Sebut Ketidakpastian Ekonomi Global Meningkat LagiBI melihat ketidakpastian ekonomi global kembali meningkat yang dipicu oleh dua faktor. Apa saja?
Read more »

Ketidakpastian Bisa Pengaruhi Ekonomi, Pakar UI: Jangan Banyak Gaduh Jelang Tahun PolitikKetidakpastian Bisa Pengaruhi Ekonomi, Pakar UI: Jangan Banyak Gaduh Jelang Tahun PolitikEkonom Universitas Indonesia mengajak para politikus untuk tak membuat kegaduhan jelang tahun politik sebab bisa berdampak terhadap turunnya perekonomian.
Read more »

Bagaimana Indeks Kebebasan Ekonomi Dunia di 2023?Penelitian Indeks Kebebasan Ekonomi 2023 yang dilakukan lembaga think tank konservatif Amerika, The Heritage Foundation, di 184 negara pada Juli 2021 hingga Juni 2022 menemukan bahwa indeks kebebasan ekonomi dunia saat ini dikategorikan sebagian besar tidak bebas (mostly unfree). Skor kebebasan ekonomi dunia pun mengalami penurunan menjadi 59,3 dari 60,0 pada laporan tahun 2022, yang membuat tingkat kebebasan ekonomi dunia berada pada titik terendah dalam dua tahun terakhir. The Heritage Foundation menobatkan negara tetangga, Singapura, sebagai negara dengan perekonomian paling bebas, dengan skor kebebasan ekonomi 83,9. Di peringkat berikutnya terdapat Swiss, Irlandia, Taiwan, dan Selandia Baru.  Indonesia sendiri mencatatkan skor kebebasan ekonomi sebesar 63,5, menurun 0,2 poin dari penelitian tahun sebelumnya. Alhasil, Indonesia pun menempati peringkat 60 pada skala dunia dan peringkat 10 pada skala Asia-Pasifik. Level kebebasan ekonomi Indonesia tergolong sebagai cukup bebas (moderately free), dan satu level dengan negara-negara Eropa seperti Prancis, Italia, Spanyol, dan Portugal. Ada empat indikator yang menentukan tingkat kebebasan ekonomi suatu negara. Pertama adalah aturan hukum yang meliputi hak kepemilikan, efektivitas peradilan, dan integritas pemerintah. Kedua adalah cakupan pemerintah yang meliputi beban pajak, kesehatan fiskal, dan belanja pemerintah. Ketiga adalah efisiensi regulasi yang meliputi kebebasan buruh, kebebasan moneter, dan kebebasan bisnis. Terakhir ialah pasar terbuka yang ditandai oleh kebebasan finansial, kebebasan berdagang, dan kebebasan berinvestasi. Negara-negara yang memiliki kebebasan ekonomi tinggi cenderung memiliki pendapatan per kapita dan indeks pembangunan manusia yang tinggi pula. Selain itu, kebebasan ekonomi juga lekat dengan pemerintah yang demokratis. Namun India menjadi pengecualian bagi fenomena yang terakhir. Meski merupakan negara yang menganut demokrasi, kebebasan ekonomi di India tergolong rendah lantaran ut
Read more »

AVPN: Asia Jadi Poros Pertumbuhan Ekonomi GlobalAVPN: Asia Jadi Poros Pertumbuhan Ekonomi GlobalAsia akan berkontribusi hingga 70 persen terhadap pertumbuhan ekonomi global hingga akhir 2023.
Read more »

Bos OJK: 'Badai' Ekonomi Mulai Mereda, tapi Belum BerlaluBos OJK: 'Badai' Ekonomi Mulai Mereda, tapi Belum BerlaluOJK menilai Indonesia masih perlu waspada terhadap pengaruh ekonomi global.
Read more »

Ekonomi Babak Belur, 'Lampu Kuning' Perusahaan Eropa di ChinaEkonomi Babak Belur, 'Lampu Kuning' Perusahaan Eropa di ChinaKondisi ekonomi China dan global telah membuat perusahaan Eropa yang beroperasi di Negeri Tirai Bambu waswas.
Read more »



Render Time: 2025-02-28 08:48:17