Tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR) di DKI Jakarta kini kembali mengalami kenaikan.
Liputan6.com, Jakarta Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate di rumah sakit rujukan Covid-19 DKI Jakarta kini kembali mengalami kenaikan.BACA JUGA: Detail Aturan Sistem Bubble dalam Pertemuan G20 di Indonesia BACA JUGA: Jadi Salah Satu Faktor Penting, Ini Peran Vaksinasi COVID-19 dalam Hal Percintaan Baca JugaSementara angka keterisian ruang Intensive Care Unit terbilang stagnan jika dibandingkan dengan kemarin. Di mana bertahan pada angka 46 persen.
2 dari 2 halamanDianggap WajarPeningkatan BOR rumah sakit ini, kata Riza cukup wajar. Mengingat Covid-19 varian Omicron memang terkenal mudah menyebar. "Penyebaran Omicron itu lebih cepat, tapi tidak membahayakan. tanpa mengabaikan, mengecilkan, menganggap enteng, memang tidak membahayakan. Namun demikian kami minta seluruh warga DKI hati-hati, boleh kerja, kemanapun pergi, tapi laksanakan protokol 5M," kata dia.
Penularan Covid-19 di Ibu Kota didominasi oleh transmisi lokal. Riza menyebut angkanya mencapai 61,7 persen.