Kementan Siapkan Strategi Penanganan PMK di Jawa Timur

South Africa News News

Kementan Siapkan Strategi Penanganan PMK di Jawa Timur
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 Beritasatu
  • ⏱ Reading Time:
  • 64 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 29%
  • Publisher: 59%

Kementan Siapkan Strategi Penanganan PMK di Jawa Timurn

Jakarta, Beritasatu.com - Menyikapi kejadian munculnya penyakit mulut dan kuku yang menyerang ribuan ekor ternak sapi di Gresik, Sidoarjo, Mojokerto dan Lamongan, Kementerian Pertanian telah melakukan upaya pencegahan terjadinya penyebaran dan tracing penyakit ini.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan Nasrullah menyampaikan, dua Laboratorium utama Kementan yakni Balai Besar Veteriner Wates dan Pusat Veteriner Farma Surabaya sebagai Lab rujukan PMK telah dari awal aktif melakukan tracing kasus ini. Saat ini Kementan juga telah berkoordinasi dengan pemda Jawa Timur untuk melakukan lockdown zona wabah.

“Masyarakat kita mohon bantuan dan kerja samanya untuk tidak memindahkan atau memperjualbelikan sapi dari daerah wabah ke daerah yang masih bebas. Kita tangani bersama dan lokalisir wilayahnya,” kata Nasrullah dalam keterangan resminya, Sabtu .Nasrullah mengatakan, Kementan telah melakukan rapat koordinasi bersama Gubernur Jawa Timur dan empat bupati wilayah kasus PMK.

Langkah berikutnya adalah pendataan harian jumlah populasi yang positif PMK, pemusnahan ternak yang positif PMK secara terbatas, penetapan lockdown zona wabah tingkat desa/kecamatan di setiap wilayah dengan radius 3-10 km dari wilayah terdampak wabah.

“Sejak hari Jumat, tim pusat dan daerah sudah bekerja di lapangan. Harapannya dapat melokalisir zona penyakit dan tidak menyebar ke wilayah sentra sapi lainnya,” kata Nasrullah.TAG: Kementan penyakit mulut dan kuku Ternak sapi Jawa Timur Beritasatu Bisnis

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

Beritasatu /  🏆 26. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines



Render Time: 2025-04-03 09:16:58