Kemenkes Ungkap Perbedaan Pola Sebaran Covid-19 dengan Hepatitis Misterius

South Africa News News

Kemenkes Ungkap Perbedaan Pola Sebaran Covid-19 dengan Hepatitis Misterius
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 SINDOnews
  • ⏱ Reading Time:
  • 66 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 30%
  • Publisher: 51%

Kemenkes Ungkap Perbedaan Pola Sebaran Covid-19 dengan Hepatitis Misterius Sindonews BukanBeritaBiasa .

akut pada anak menjadi perhatian dunia saat ini. Sebab, penyebabnya belum diketahui. Meski demikian, banyak asumsi yang mengaitkan hepatitis misterius ini dengan Covid-19.

Menurut Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid, penyakit hepatitis sudah ada sejak lama di berbagai negara, termasuk Indonesia. Namun, penyebabnya diketahui karena virus hepatitis A,B,C,D, dan E, terkecuali hepatitis akut ini. "Pertama, penyakit hepatitis sudah ada di seluruh negara. Kedua, selain tadi disebabkan oleh virus ABCDE ada yang lain, ditemukan penyebab lain yaitu virus Adenovirus," ujar dr. Nadia, dikutip dari tayangan video di akun Instagram dr. Fajri @drfajriaddai, Minggu .Mampukah Vaksin Hepatitis yang Ada saat Ini Lawan Hepatitis Misterius pada Anak? Ini Penjelasan Dokter

Kemudian, muncul Hepatitis akut misterius ini dan diuji ke laboratorium. Ditemukan adanya virus Adenovirus dan virus non-hepatitis ABCDE. Sehingga, kemunculan hepatitis akut dijadikan penyakit yang harus diwaspadai oleh WHO. "Muncul hepatitis suatu gejala dengan hepatitis yang ditemukan, kemudian dalam pemeriksaan dalam laboratorium ditemukan jenis virus Adenovirus dan non-hepatitis ABCDE. Ini kita kategorikan oleh WHO, sebagai penyakit harus diwaspadai, makanya ada sistem kewaspadaan yang dibuat WHO," beber dr. NadiaNadia menjelaskan bahwa pola penyebaran virus Covid-19 diketahui dari China. Kemudian menyebar ke berbagai negara melalui perjalanan .

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

SINDOnews /  🏆 40. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Produser Ungkap Alasan Srimulat: Hil Yang Mustahal Dibagi Jadi 2 BagianProduser Ungkap Alasan Srimulat: Hil Yang Mustahal Dibagi Jadi 2 BagianMNC Pictures dan IDN Pictures berkolaborasi membuat film adaptasi kisah legenda grup lawak Indonesia, Srimulat. Produser ungkap alasan Srimulat: Hil Yang Mustahal dibagi jadi 2 bagian.
Read more »

Rafael Leao Ungkap Pemain Favorit dan Bek Paling Sulit yang Pernah Dihadapi - Bolasport.comRafael Leao Ungkap Pemain Favorit dan Bek Paling Sulit yang Pernah Dihadapi - Bolasport.comCristiano Ronaldo, Kylian Mbappe, Neymar, Ronaldinho, dan Zlatan Ibrahimovic adalah pemain favorit Rafael Leao. Adapun lawan terberat Milan Skriniar.
Read more »

Jokowi Ungkap Pentingnya Perkuat Kemitraan ASEAN dan AS untuk Antisipasi Pandemi MendatangJokowi Ungkap Pentingnya Perkuat Kemitraan ASEAN dan AS untuk Antisipasi Pandemi MendatangPresiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkap pentingnya memperkuat kemitraan antara ASEAN dan AS untuk mengantisipasi pandemi mendatang.
Read more »

Bijak, King Faaz Ungkap Perasaan Sesungguhnya Usai Kedekatan dengan Arsy Hermansyah Jadi Buah BibirBijak, King Faaz Ungkap Perasaan Sesungguhnya Usai Kedekatan dengan Arsy Hermansyah Jadi Buah BibirSadar kedekatan dengan Arsy Hermansyah jadi buah bibir netizen hingga ramai dijodohkan, King Faaz akhirnya blak-blakan soal perasaan sesungguhnya dalam hatinya.
Read more »

KPK Ungkap Kronologi Kasus Suap yang Menjerat Wali Kota AmbonKPK Ungkap Kronologi Kasus Suap yang Menjerat Wali Kota AmbonKetua KPK Firli Bahuri menjelaskan kronologi kasus suap pemberian izin pembangunan usaha retail yang menjerat Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy.
Read more »

PAN Ungkap Mekanisme Penentuan Capres Koalisi Indonesia BersatuPAN Ungkap Mekanisme Penentuan Capres Koalisi Indonesia BersatuPAN memastikan belum ada pembahasan dari Koalisi Indonesia Bersatu mengenai paslon di Pilpres 2024.
Read more »



Render Time: 2025-04-03 16:10:48