Kejahatan Jalanan: Wajah Yogya Selepas Tengah Malam

South Africa News News

Kejahatan Jalanan: Wajah Yogya Selepas Tengah Malam
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 voaindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 90 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 39%
  • Publisher: 63%

Dikenal sebagai tujuan wisata yang populer, Yogyakarta sebenarnya memiliki wajah ramah bagi warga dan pelancong. Namun, selepas tengah malam, seolah kota itu berubah drastis. Kejahatan jalanan kini kembali menghantui.

Hari Minggu dini hari, seorang pelajar berinisial D, tewas di jalanan kota Yogya. Dia adalah korban benturan dua kelompok remaja, yang melibatkan senjata tajam. Remaja kelas VI sebuah SMA swasta itu dihantam dengan gir sepeda motor, yang diayunkan dengan sabuk kain. Pelakunya masih diburu hingga tujuh hari setelah kejadian.

Sebelumnya, pada 5 April, petugas Polres Kulonprogo menangkap delapan remaja yang hendak tawuran. Sementara kolega mereka di Polres Sleman menangkat dua remaja yang membawa celurit. Dua hari kemudian, polisi Polsek Imogiri menangkap remaja membawa gir serupa di wilayah Polsek Imogiri, Yogyakarta. Sementara di Kulonprogo, petugas kembali menangkap tersangka bersenjata yang mengarah ke tawuran.

Raja sekaligus Gubernur Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X gerah dengan apa yang terjadi selama sepekan terakhir. Sehari setelah D meninggal, Sultan menyatakan pihaknya tak mungkin memberantas kejahatan jalanan ini sendirian, peran orang tua sangat dibutuhkan. Dalam berbagai kasus yang telah lewat, diversi pernah diambil dalam penanganan kejahatan jalanan oleh remaja ini. Jika pelaku dibawah umur, pengadilan akan mengesampingkan perkaranya dan menempuh jalan keluar non hukum. Langkah ini juga memiliki dasar hukum. Namun, sepertinya para remaja justru memanfaatkan celah ini. Tidak mengherankan, jika saat ini Sultan nampak tak sabar dengan pilihan semacam itu.

Dari pengalaman Dinas Sosial Yogyakarta menangani kejahatan para remaja itu, menurut Sultan ada pengalaman dimana orang tua mereka tidak mau menerima lagi anaknya.. Karena orang tuanya tidak mau, ya sudah pemerintah daerah sebagai pengganti orang tua,” kata Sultan lagi.Polisi tentu tidak tinggal diam, seperti diyakinkan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY, Komisaris Besar Polisi Ade Ary Syam Indriadi.

“Senior jadi pengemudi, juniornya di belakang jadi pembonceng. Disuruh sama senior untuk pegang alat. Mereka putar-putar seperti patroli pukul 02.00, pukul 03.00. Kalau ketemu kelompok lain, yang yunior ini ditantang. Berani atau tidak . Jadi, ada proses pembelajaran,” tambah Ade.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

voaindonesia /  🏆 15. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Sultan Angkat Suara soal Kasus Klitih di Yogyakarta: Orang Tua Pelaku Tak Mau Akui Anaknya Lagi - Pikiran-Rakyat.comSultan Angkat Suara soal Kasus Klitih di Yogyakarta: Orang Tua Pelaku Tak Mau Akui Anaknya Lagi - Pikiran-Rakyat.comSri Sultan Hamengku Buwono X buka suara terkait kasus kejahatan jalanan klitih yang menewaskan seorang pelajar.
Read more »

Protes Klaim Malaysia, Warga Gelar Aksi Pentas Seni Reog di JalananProtes Klaim Malaysia, Warga Gelar Aksi Pentas Seni Reog di JalananPaguyuban Reog Solo Raya menggelar aksi di jalanan Pucangsawit Solo, Jawa Tengah pada Sabtu (9/4) malam. Aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan terkait rencana Malaysia mendaftarkan reog sebagai budayanya ke Unesco. Selengkapnya di
Read more »

Parlemen Pakistan Copot Perdana Menteri KhanParlemen Pakistan Copot Perdana Menteri KhanMajelis rendah parlemen di Pakistan, Dewan Nasional, memilih untuk mencopot Perdana Menteri (PM) Imran Khan dari jabatannya pada Sabtu (9/4), hampir empat tahun setelah ia menjabat. Pemungutan suara mosi tidak percaya yang dilancarkan oposisi itu dimulai selepas tengah malam waktu setempat,...
Read more »

Lengkap! Isi Surat Edaran Sultan Terkait Klithih di JogjaLengkap! Isi Surat Edaran Sultan Terkait Klithih di JogjaGubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menerbitkan SE terkait kejahatan jalanan atau yang marak disebut klithih di Jogja. Seperti apa isi selengkapnya?
Read more »

'Klitih' di Yogyakarta: Bagaimana pertikaian pelajar berkembang jadi kejahatan jalanan? - BBC News Indonesia'Klitih' di Yogyakarta: Bagaimana pertikaian pelajar berkembang jadi kejahatan jalanan? - BBC News IndonesiaSeorang korban merasa jengah dengan terus berulangnya kasus klitih di Yogyakarta. 'Takutnya kalau terus dibiarkan, masyarakat anggap polisi enggak punya power, akhirnya mereka menciptakan hukum rimbanya sendiri.'
Read more »

Klitih Yogyakarta Bikin Wisatawan Takut Keluar MalamKlitih Yogyakarta Bikin Wisatawan Takut Keluar MalamKenikmatan wisata di Kota Yogyakarta pada malam akhir-akhir ini berganti kekhawatiran karena maraknya aksi kejahatan klitih.
Read more »



Render Time: 2025-03-29 00:41:35