Sejumlah organisasi masyarakat sipil dan petani kelapa sawit yang mengatasnamakan Koalisi Transisi Bersih meminta transparansi Kejagung.
Bagikan Facebook Twitter WhatsApp Linkedin Telegram Tautan Tersalin A- A+ Bisnis.com, JAKARTA - Sejumlah organisasi masyarakat sipil dan petani kelapa sawit yang mengatasnamakan Koalisi Transisi Bersih meminta transparansi Kejaksaan Agung terkait penyitaan aset tersangka perusahaan kasus korupsi izin ekspor sawit atau minyak goreng.Sekjen Serikat Petani Kelapa Sawit Mansuetus Darto mengatakan bahwa pihaknya sejatinya mengapresiasi Kejagung terkait penyitaan tersebut.
Menurut dia, ketiga perusahaan dalam kasus minyak goreng itu merupakan korporasi raksasa sawit di Indonesia. Bahkan, kata dia, ketiga perusahaan itu bila dijumlahkan menguasai lahan hampir 1 juta hektar sawit. Di samping itu, ketiga perusahaan itu juga pelaku program biodiesel 35 persen yang diinisasi Presiden Jokowi.“Bayangkan pemain besar biodiesel, mereka juga pemain ekspor sawit. Mereka giant company. Asusmi ini kenapa saya pesimis.
Apalagi, ujar dia, menjelang pemilihan presiden 2024 nanti, proses hukum terhadap ketiga perusahaan itu akan rentan. “Penyitaan bagus tapi juga harus dipastikan berdampak, sehingga perusahaan yang mengalami penyitaan itu memperbaiki diri," ujar dia. Achmad mengingatkan, bahwa banyak hal kebijakan dan institusi telah dikeluarkan dan dicanangkan oleh Pemerintah, tetapi semuanya belum menyentuh akar-akar pokok masalah dalam tata kelola perkebunan sawit, dimana ketimpangan penguasaan akan terus berlanjut, dan ketidaktransparan juga akan terus berlanjut, bahkan partisipasi publik pun minim.
Penetapan itu hasil penyidikan korporasi setelah hakim pada perkara tindak pidana korupsi pemberian fasilitas ekspor Crude Palm Oil dan turunannya pada bulan Januari 2021 sampai dengan Maret 2022 memandang perbuatan terpidana adalah merupakan aksi korporasi.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Swatch Gugat Malaysia atas Penyitaan Jam Tangan Bertema LGBTProdusen jam Swiss, Swatch Group, menggugat pemerintah Malaysia karena menyita jam tangan berwarna pelangi yang mempromosikan hak-hak komunitas lesbian, gay, biseksual, transgender dan queer (LGBTQ). Swatch mengklaim tindakan pemerintah Malaysia tersebut merusak reputasinya. Homoseksualitas...
Read more »
Kejagung Masih Dalami Sosok S yang Kembalikan Uang ke MaqdirKEJAKSAAN Agung (Kejagung) mengaku pihaknya masih mendalami sosok S yang disebut mengembalikan uang Rp27 miliar ke pengacara terdakwa kasus BTS Kominfo Irwan Hermawan, Maqdir Ismail. Sumber:
Read more »
Kasus Impor Emas Rp 189 Triliun, Kejagung Periksa Petinggi Bea Cukai KemenkeuPetinggi Ditjen Bea dan Cukai Kemenkeu berisial AH diperiksa Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait kasus dugaan impor emas senilai Rp 189 triliun.
Read more »
Kejagung Hormati Protes 73 Advokat soal Penggeledahan Kantor Maqdir IsmailKejaksaan Agung (Kejagung) menghormati protes terbuka 73 Advokat yang tergabung dalam Forum Advokat untuk Perlindungan Profesi (FAPP), terkait penggeledahan kan
Read more »
Bakal Lapor ke Kejagung, Erick Thohir Mau Dapen BUMN Bersih dari KorupsiMenteri BUMN Erick Thohir memastikan akan melaporkan dana pensiun (dapen) BUMN bermasalah ke Kejaksaan Agung (Kejagung)
Read more »
Kejagung tegaskan Jaksa Agung masih bertugasKepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung RI Ketut Sumeda memberikan klarifikasi terkait ramainya pemberitaan Jaksa Agung Sanitiar ...
Read more »