Belum diketahui motif pengancam, apakah terkait konflik Rusia-Ukraina, atau bukan.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kedutaan Besar Republik Belarus di Setiabudi mendapat ancaman teror bom melalui surat elektronik . Pihak Polda Metro Jaya pun dengan sigap mengerahkan tim Penjinak Bom Gegana untuk melakukanja penyisiran. Namun, setelah pengecekan dipastikan tidak ada bom atau benda mencurigakan di sana.
"Setelah dilakukan pengecekan oleh Tim Jibom Gegana Polda Metro Jaya, hasilnya nihil," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan kepada awak media, Kamis . Baca Juga Menurut Zulpan, ancaman adanya bom itu diterima dari email dalam bahasa Rusia pada Rabu kemarin. Pesan elektronik berupa ancaman bom itu dikirim ke e-mail ofisial Kedubes Belarus dan Oseanapol. Pengirim pesan diduga bernama Ivan Ivanov. Kemudian dilaporkan ke sekuriti dan diteruskan ke polisi.
"Petugas tiba di lokasi dan mencari informasi atas dugaan ancaman melalui e-mail tersebut," jelas Zulpan. Belum diketahui motif pelaku ancaman, apakah terkait dengan invasi Rusia ke Ukraina atau bukan. Seperti diketahui, Belarusia merupakan sekutu dekat Rusia.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Perang Masih Lanjut, Neraca Dagang RI dengan Rusia dan Ukraina Tekor Terus!Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia dengan Rusia dan Ukraina mengalami defisit selama empat bulan berturut-turut.
Read more »
Rusia: 265 Tentara Ukraina di Pabrik Baja Azovstal Mariupol Menyerahkan DiriKyiv mengonfirmasi mereka dibawa ke wilayah yang dikuasai Rusia, dan akan ditukar dengan tahanan militer Rusia sebelum kembali ke Ukraina.
Read more »
Kabar Ukraina: Dari misi di pabrik baja hingga serangan di desa RusiaBerikut adalah rangkuman berita terkini tentang invasi Rusia di Ukraina.\r\n\r\n* Komando militer Ukraina mengatakan misi mempertahankan pabrik baja Azovstal yang ...
Read more »
Pejuang Mariupol di Tangan Rusia, Ukraina Harapkan Pertukaran TawananKetua Duma (DPR-nya Rusia) Vyacheslav Volodin menegaskan bahwa penjaga Mariupol sebagai “penjahat perang” dan Moskow harus mengadili mereka.
Read more »
Ratusan Tentara Ukraina Menyerah pada Rusia, Pertempuran Berdarah di Mariupol Berakhir - Pikiran-Rakyat.comDijelaskan Rusia, tentara Ukraina yang terluka mendapatkan perawatan di rumah sakit di Kota Novoazovsk.
Read more »