Kedelai Tinggi dan Pasar Lesu, Perajin Tahu Kediri Putuskan tidak Produksi |Republika Online

South Africa News News

Kedelai Tinggi dan Pasar Lesu, Perajin Tahu Kediri Putuskan tidak Produksi |Republika Online
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 36 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 18%
  • Publisher: 63%

Para perajin tahu putuskan tidak produksi karena takut merugi.

REPUBLIKA.CO.ID, KEDIRI -- Perajin tahu takwa"GTT" di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, memutuskan untuk tidak produksi atau libur terlebih dahulu dari aktivitas membuat tahu. Hal ini sebagai akibat harga kedelai yang mahal dan menurunnya penjualan di pasar.

Baca Juga Ia mengatakan, libur itu rencananya akan dilakukan selama dua hari terhitung mulai Rabu-Kamis . Selain dirinya, tujuh mitra lainnya juga ikut libur. Selama libur, dirinya meminta seluruh pekerja untuk bersih-bersih alat. Dengan itu, pekerja juga tetap di pabrik, namun tidak membuat tahu. Dirinya tidak mengetahui apakah pemilik usaha tahu lainnya juga melakukan hal yang sama seperti dirinya dan mitra yang harus libur sementara waktu, imbas harga kedelai mahal dan lesunya pasar.

Setelah dua hari, Gatot mengatakan dimungkinkan akan kembali mengolah kedelai seperti biasa, namun dengan jumlah yang akan dikurangi."Kami akan tetap produksi, cuma sedikit dikurangi," kata dia.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

republikaonline /  🏆 16. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Belum Tayang, 'Green Mother Club' Bagikan Cuplikan Adegan Lee Yo Won dan Para Ibu Super KeceBelum Tayang, 'Green Mother Club' Bagikan Cuplikan Adegan Lee Yo Won dan Para Ibu Super KeceDrama terbaru dari JTBC yang akan tayang di bulan April mendatang 'Green Mother Clu' (judul sementara) baru-baru ini telah memberikan cuplikan adegannya yang memperlihatkan lima ibu tangguh.
Read more »

Untuk para Bunda, Ini Cara Pilih Tontonan yang Baik untuk Anak | Lifestyle - Bisnis.comUntuk para Bunda, Ini Cara Pilih Tontonan yang Baik untuk Anak | Lifestyle - Bisnis.comBagaimana cara memilih tontonan yang baik untuk anak? Beberapa referensi berikut mungkin bermanfaat untuk ayah bunda.
Read more »

Jerinx SID Sidang Hari Ini, Para Pendukungnya Siap Unjuk Rasa Di Depan PengadilanJerinx SID Sidang Hari Ini, Para Pendukungnya Siap Unjuk Rasa Di Depan PengadilanJerinx SID kabarnya akan kembali menjalani sidang pada hari ini, Selasa (22/2). Pada kesempatan tersebut, para pendukungnya akan melakukan unjuk rasa di depan pengadilan.
Read more »

8 Orang Meninggal Dalam Kebakaran Pesantren di Karawang, Termasuk Para Santri8 Orang Meninggal Dalam Kebakaran Pesantren di Karawang, Termasuk Para Santri8 orang termasuk para santri jadi korban meninggal dalam insiden kebakaran sebuah pesantren di Karawang. Kebakaran diduga karena korsleting arus pendek listrik.
Read more »

Momen Mesra Kapolsek bersama Istri Sebelum 'Ratakan' Para Penjahat, Sweet Banget | merdeka.comMomen Mesra Kapolsek bersama Istri Sebelum 'Ratakan' Para Penjahat, Sweet Banget | merdeka.comKapolsek Metro Setiabudi Jakarta Selatan, Kompol Beddy Suwendi rupanya memiliki kebiasaan unik sebelum bertugas.
Read more »

Harga Wortel Anjlok, Para Petani di Lereng Gunung Merapi-Merbabu MenjeritHarga Wortel Anjlok, Para Petani di Lereng Gunung Merapi-Merbabu MenjeritBOYOLALI – Petani wortel di lereng Gunung Merapi-Merbabu galau. Harga wortel anjlok hingga Rp 1.000 per kilogram (kg). Kesal akan kondisi tersebut, petani wortel turun gunung. Menjajakan hasil panennya di komplek perkantoran terpadu Pemkab Boyolali, Rabu (23/2). Menariknya, pembeli bebas membayar seikhlasnya, untuk wortel kemasan 5 kg dan 10 kg.
Read more »



Render Time: 2025-04-05 06:03:15