Petugas laboratorium PCR dan antigen diminta responsif dalam memasukkan data.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Staf AhliBidang Teknologi Menteri Kesehatan Setiaji mengatakan, kecepatan input laporan petugas laboratorium ke sistem New All Record menentukan ketepatan waktu pelayanan terhadap pasien COVID-19 yang isolasi mandiri ."Saya memang menerima keluhan kenapa pasien isoman tidak masuk ke paket isoman," kata dia saat menyampaikan keterangan pers secara virtual yang diikuti dari Zoom di Jakarta, Rabu .
Ia mengatakan, petugas laboratorium pemeriksaan sampel PCR maupun antigen dituntut responsif untuk menginput data pasien positif ke sistem NAR sesaat setelah hasil diketahui. Namun, katanya, pada praktiknya pelaporan data pasien menuju sistem NAR kerap kali terlambat rata-rata dua hingga tiga hari sejak hasil diketahui.Guna mengantisipasi keterlambatan input data, Kemenkes RI sedang mempersiapkan program integrasi laboratorium untuk memangkas waktu birokrasi pelayanan.
Kritik terkait dengan keterlambatan pelayanan paket telemedisin dan obat-obatan gratis bagi pasien isoman, kata dia, menjadi evaluasi bagi kinerja petugas penyedia jasa laboratorium."Kami terus evaluasi dan sampaikan teguran hingga taraf pencabutan izin kalau tidak melakukan percepatan hasil laboratorium," katanya.
Setiaji menambahkan, paket perawatan gratis pasien isoman ditargetkan berjalan dalam 1x24 jam sejak data pasien terkonfirmasi di sistem NAR Kemenkes RI. Pelayanan tersebut merupakan kolaborasi Kemenkes RI bersama 17 penyedia pelayanan telemedisin untuk konsultasi kesehatan secara digital, PT Kimia Farma sebagai penyedia paket obat antivirus, serta jasa ekspedisi SiCepat untuk pengantaran paket perawatan pasien isoman.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Bermunculan Kisah Viral 'Divonis' COVID Sebelum Tes PCR, Kemenkes Buka SuaraBelakangan muncul beberapa laporan 'divonis' positif COVID-19 sebelum tes PCR. Membuat banyak warga meragukan hasil tes COVID-19, apa penyebabnya?
Read more »
Hasil PCR Negatif Corona, MAN 1 dan SMPN 1 Boyolali Gelar PTM 50 PersenPembelajaran tatap muka di MAN 1 Boyolali sudah dilaksanakan secara 50 persen, kecuali untuk kelas yang kemarin sempat dilakukan tes usap.
Read more »
G20 Bebas Covid-19, Seluruh WNA yang Hadir Wajib Tes PCR dan Karantina | Kabar24 - Bisnis.comPemerintah berupaya memastikan penyelenggaraan Presidensi G20 Tahun 2022 jauh dari penyebaran Covid-19, salah satunya dengan menerapkan sistem bubble.
Read more »
|em|Mana|/em| yang Harus Dipilih, PCR atau Antigen? Ini Jawaban Dokter |Republika OnlineHingga kini, PCR dan Antigen masih berluka untuk deteksi Covid-19.
Read more »
Seleb Tiktok Jadi Korban Hasil Positif Covid Padahal Tak PCR, RS Bina Sehat Mandiri Beri Penjelasan - Tribunnews.comSeleb Tiktok Natasha Surya dikirimi surat positif Covid-19 ke pesan aplikasi Whatsapp pada (13/2/2022) kemarin padahal tidak tes PCR.
Read more »
Luhut: Masyarakat yang Sudah |em|Booster |/em|dan tak Berkomorbid Silakan Jalan-Jalan |Republika OnlineLuhut meminta masyarakat saat ini tidak khawatir berlebihan.
Read more »