Journal: Parpol Baru Bermunculan Jelang Pemilu, Ditakdirkan Hilang Cepat?

South Africa News News

Journal: Parpol Baru Bermunculan Jelang Pemilu, Ditakdirkan Hilang Cepat?
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 liputan6dotcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 155 sec. here
  • 4 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 65%
  • Publisher: 83%

Selain Partai Buruh, ada pula Partai Negeri Daulat Indonesia (Pandai) besutan Farhat Abbas. Simak kiprah parpol baru jelang Pemilu

Liputan6.com, Jakarta - Senyum Said Iqbal mengembang, semringah, saat Liputan6.com bertandang ke kantornya. Mengenakan kaus partainya, Presiden Partai Buruh itu mengaku baru pulang usai menggelar aksi menolak aturan Jaminan Hari Tua yang dikeluarkan Kementerian Ketenagakerjaan di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

Kebangkitan Partai Buruh, lanjut dia, bermula pada kekalahan telak dalam pengesahan UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja."Maka penyebabnya omnibus law Partai Buruh di hidupkan kembali," kata Iqbal kepada Liputan6.com. Konstituen dari Partai Buruh terdiri dari buruh pabrik, buruh tani, buruh kantor, buruh nelayan, tenaga honorer guru swasta dan PNS, buruh perempuan, perempuan termarjinalkan, disabilitas, dan anak muda. Kemudian ada pula PKL dan pedagang asongan, buruh informal, supir, tenaga kesehatan, miskin kota, miskin desa, dan rakyat kecil.

Pengacara kondang, Farhat Abbas mendirikan Partai Pandai, sebagai parpol baru yang akan maju berkompetisi dalam Pemilu 2024. Farhat Abbas mengklaim partainya akan menjadi partai yang memberi kesetaraan peranan bagi perempuan, sesuatu yang dianggapnya... Farhat memulai pembicaraan mengenai legalitas partainya yang telah ditandatangani oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Laoly pada 6 Januari 2022. Kata dia, pendeklarasian partai dilakukan sejak awal Oktober 2020 dengan mengusung visi berserikat menuju Indonesia berdaulat.

Sedangkan untuk kepengurusan di tingkat kabupaten/kota masih akan dikejar untuk memenuhi syarat pendaftaran di KPU."Kita hanya tinggal Bengkulu dan Kaltara kita masih seleksi karena Dapilnya untuk anggota DPR RI itu hanya 3 kursi saja tapi memang itu untuk Gorontalo, Kaltara, Bangka Belitung kita dapat kesulitan untuk kepengurusan partai. Karena kompetisinya itu sangat ketat disitu, tapi sudah teratasi dan teman-teman bisa bergabung dan kita lolos di Pemilu 2024," ucapnya.

Namun, tak semua parpol baru sudah mulai dikenal dan diketahui oleh masyarakat. Partai Buruh dan Partai Pandai hanya dua dari beberapa parpol baru yang menyatakan siap meramaikan Pemilu 2024. Selain itu ada Partai Gelombang Rakyat Indonesia , Partai Ummat, Partai Kebangkitan Nusantara , Partai Rakyat Adil Makmur , dan Partai Rakyat yang juga sudah mendaftar ke Kemenkumham.

Hal serupa diungkap Apri Dwi, seorang mahasiswi di sebuah perguruan tinggi di Jakarta. Apri mengaku tak tahu menahu adanya parpol baru jelang Pemilu 2024. Beda halnya saat penyelenggaraan Pemilu 2019. "Variabel yang ketiga ada partai-partai atau orang yang kalau mau Pemilu itu ingin menonjolkan visi dan ideologi politik tertentu seperti Partai Buruh, atau ideologi islam seperti partai Masyumi. Itu biasanya muncul jelang Pemilu karena musim Pemilu itu musim panen raya bagi semua partai untuk dipilih publik," kata Adi saat dihubungi Liputan6.com.

"Partai baru ini ya semacam hiasan demokrasi elektoral aja hilang timbul jelang Pemilu saja bak jamur di musim hujan," ujar Adi. Ada sejumlah persyaratan yang harus dilengkapi oleh parpol baru untuk bisa mendapatkan status dari Kemenkumham. Hal tersebut berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2011 tentang Pemilu. Misalnya sebuah partai harus memiliki kantor di 100 persen provinsi, 75 persen kab/kota, dan 50 persen kecamatan. Selain itu juga harus memiliki anggota dan keterwakilan perempuan 30 persen.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

liputan6dotcom /  🏆 4. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

PPP Dukung Jokowi Pilih Kepala Otorita Non Partai: Terpenting KualitasnyaPPP Dukung Jokowi Pilih Kepala Otorita Non Partai: Terpenting KualitasnyaPresiden Jokowi mengatakan dirinya memilih sosok dari luar partai politik untuk mengisi jabatan Kepala Otorita IKN Nusantara. PPP minta sosok harus berkualitas.
Read more »

UEFA Pertimbangkan Opsi Pindahkan Partai final Liga Champions di Tengah Kekhawatiran Ketegangan Rusia-UkrainaUEFA Pertimbangkan Opsi Pindahkan Partai final Liga Champions di Tengah Kekhawatiran Ketegangan Rusia-UkrainaUEFA dilaporkan tengah mempertimbangkan opsi untuk memindahkan partai final Liga Champions musim ini di tengah kekhawatiran ketegangan Rusia-Ukraina yang bukan tidak mungkin berujung dengan konflik bersenjata. Stadion Krestovsky di Saint Petersburg sedianya menjadi lokasi final Liga Champions 2021/22 pada 28 Mei nanti, yang sebetulnya mendapat giliran untuk musim sebelumnya tapi batal karena lonjakan kasus di tengah pandemi COVID-19.
Read more »

[TOP3NEWS] Jokowi Soal IKN, Pengeroyok Ketua KNPI Ditangkap, Partai Buruh soal Permenaker JHT[TOP3NEWS] Jokowi Soal IKN, Pengeroyok Ketua KNPI Ditangkap, Partai Buruh soal Permenaker JHTBerita pertama Jokowi Soal IKN, Berita kedua Pengeroyok Ketua KNPI Ditangkap, Berita ketiga Partai Buruh soal JHT
Read more »

50% Pemilih PAN Kabur Versi Survei, Partai Ummat Bicara Loyalis Amien Rais50% Pemilih PAN Kabur Versi Survei, Partai Ummat Bicara Loyalis Amien RaisSurvei Litbang Kompas menunjukkan 50 persen pemilih PAN pada Pemilu 2019 kabur. Wakil Ketua Umum Partai Ummat Buni Yani bicara soal sosok Amien Rais.
Read more »

KSP Ungkap Alasan Jokowi Pilih Kepala Otorita IKN dari Non PartaiKSP Ungkap Alasan Jokowi Pilih Kepala Otorita IKN dari Non PartaiPresiden Jokowi mengaku telah memiliki nama calon Kepala Otorita Ibu Kota Negara dari non partai. Kantor Staf Presiden (KSP) mengungkap alasannya.
Read more »



Render Time: 2025-04-05 16:31:32