Presiden Joko Widodo optimis perekonomian Tanah Air di 2022 bisa tumbuh positif di kisaran 5,0 persen-5,5 persen.
Pemerintah optimis pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 5 persen - 5,5 persen pada tahun 2022 meski masih dibayangi ketidakpastian akibat pandemi COVID-19. Proyeksi tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan yang dipatok tahun ini, sebesar 5 persen.
Jokowi juga mengatakan, inflasi akan tetap dijaga pada level 3 persen. Hal tersebut mengambarkan akan adanya kenaikan dari sisi permintaan, baik karena pemulihan ekonomi maupun perbaikan daya beli masyarakat. Jokowi dalam pidato Nota Keuangan di Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin menargetkan pertumbuhan ekonomi 2022 di kisaran 5%-5,5% Fungsinya untuk mengatur keseimbangan rem dan gas, mengendalikan penyebaran COVID-19, melindungi masyarakat rentan, dan sekaligus mendorong kelangsungan dunia usaha.
“Defisit anggaran tahun 2022 akan dibiayai dengan memanfaatkan sumber-sumber pembiayaan yang aman dan dikelola secara hati-hati, dengan menjaga keberlanjutan fiskal. Komitmen untuk menjaga keberlanjutan fiskal dilakukan agar tingkat utang dalam batas yang terkendali,” jelasnya. Untuk peningkatan produktivitas dan kualitas sumber daya manusia pemerintah menyiapkan anggaran pendidikan sebesar Rp541,7 triliun. Meski masih dalam masa pandemi, pembangunan SDM, ujar Jokowi masih menjadi agenda prioritas pemerintah.
“Berbagai kebijakan belanja negara secara keseluruhan diharapkan dapat mendorong tercapainya sasaran pembangunan pada tahun 2022, yakni tingkat pengangguran terbuka 5,5-6,3 persen. Tingkat kemiskinan di kisaran 8,5-9,0 persen, dengan penekanan pada penurunan kemiskinan ekstrem. Tingkat ketimpangan, rasio gini di kisaran 0,376-0,378, serta indeks pembangunan manusia di kisaran 73,41-73,46,” tegasnya.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
LIVE, Pidato Presiden Joko Widodo Menyampaikan RUU APBN Tahun Anggaran 2022MPR, DPR, dan DPD RI melaksanakan Sidang Tahunan MPR, Sidang Bersama DPR-DPD, dan Pidato Kenegaraan Presiden dalam rangka penyampaian RUU tentang APBN 2022 pada Senin, 16 Agustus 2021.Sebanyak 60 orang yang hadir secara fisik tersebut. Undangan yang mengikuti secara virtual, antara lain tiga mantan presiden, empat mantan wakil presiden, dua mantan ketua MPR, empat mantan ketua DPR, dan empat mantan ketua DPD. Hadir juga secara virtual sebanyak 540 anggota DPR dan 124 anggota DPD, 103 duta besar/perwakilan negara sahabat, 8 pimpinan BPK, 9 jajaran MA, 7 jajaran MK, 6 jajaran KY, dan 34 gubernur se-Indonesia.Video: Youtube/Sekretariat Presiden
Read more »
Jokpro Optimistis Amandemen UUD 1945 Terealisasi 2022 Agar Presiden Bisa 3 Periode - Tribunnews.comJokpro 2024 terus mendorong agar Presiden Joko Widodo dapat kembali maju di Pilpres 2024 berpasangan dengan Prabowo Subianto.
Read more »
Presiden targetkan pertumbuhan ekonomi 5-5,5 persen pada 2022Presiden Jokowi targetkan pertumbuhan ekonomi 2022 berada pada kisaran 5,0 persen sampai 5,5 persen, dan pemerintah berusaha capai batas atas pertumbuhan. PidatoRAPBN2022
Read more »
Presiden: Pemerintah siapkan anggaran pendidikan 2022 Rp541,7 triliunPemerintah menyiapkan anggaran pendidikan sebesar Rp541,7 triliun untuk peningkatan produktivitas dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dalam Rancangan ...
Read more »
Presiden Tetapkan Pertumbuhan Ekonomi 2022 Sebesar 5,5 PersenMeski mencanangkan target yang cukup tinggi, ia memastikan pemerintah akan tetap waspada karena perkembangan covid-19 masih sangat dinamis.
Read more »
Presiden: Tahun 2022 kita masih hadapi ketidakpastian yang tinggiPresiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan penyusunan APBN tahun 2022 harus antisipatif, responsif, dan fleksibel dalam merespons ketidakpastian selama ...
Read more »