Presiden meminta agar pelaksanaan program vaksinasi terus dipercepat.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Presiden Joko Widodo menyampaikan angka keterisian tempat tidur atau bed occupancy ratio di provinsi-provinsi di Jawa saat ini tercatat semakin menurun.
Sementara itu, angka BOR di Jawa Barat kini sebesar 32 persen, di Jawa Tengah sebesar 38,3 persen, di Jawa Timur sebesar 52,3 persen, di Banten 33,4 persen, dan di DIY sebesar 54,7 persen. Karena itu, Ia menyebut, pelaksanaan vaksinasi harian saat ini telah mencapai 1,6 juta per hari. Jokowi juga meminta agar upaya testing dan tracing terus ditingkatkan. Pemerintah daerah pun juga perlu membangun isolasi terpusat untuk menekan penularan.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
PPKM Jawa-Bali, Jokowi Sebut BOR Nasional di Bawah 50%Jokowi mengatakan BOR rumah sakit berada di bawah 50%, tepatnya 48,14%, menyusul PPKM di Jawa-Bali pada masa pandemi Covid-19.
Read more »
Istana Pastikan Presiden Jokowi Hadir Langsung di Sidang Tahunan MPRIstana memastikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan tetap menghadiri secara langsung pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR, Senin (16/8/2021). Istana memastikan...
Read more »
Sektor Pertanian Tetap Tumbuh dan Tangguh, Presiden Jokowi Puji Program Merdeka EksporMerdeka ekspor yang diinisiasi Mentan SYL merupakan implementasi dari berbagai program di Kementan, termasuk Gerakan Tiga Kali Ekspor (Gratieks). Kementan
Read more »
Biaya Tes PCR Diturunkan, Pimpinan DPD RI Apresiasi Keputusan Presiden JokowiWakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin menyampaikan apresiasi kepada Presiden Joko Widodo karena telah merespons aspirasi masyarakat yang menyoroti persoalan tingginya biaya tes polyemerase chain reaction (PCR). tesPCR
Read more »
Presiden Jokowi Minta Harga Tes PCR Jadi Rp 450.000-Rp 550.000”Saya minta agar biaya tes PCR berada di kisaran Rp 450.000 sampai Rp 550.000,” ujar Presiden Joko Widodo. Kesehatan AdadiKompas
Read more »