Jerman Kirim Rudal Anti-Pesawat dan Meriam Anti-Tank ke Ukraina

South Africa News News

Jerman Kirim Rudal Anti-Pesawat dan Meriam Anti-Tank ke Ukraina
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 Beritasatu
  • ⏱ Reading Time:
  • 49 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 23%
  • Publisher: 59%

Tindakan ini cukup luar biasa mengingat Jerman dari dulu mengadopsi kebijakan untuk tidak mengekspor senjata ke wilayah konflik.

"Dalam situasi seperti ini, sudah menjadi tugas kami untuk mendukung Ukraina semampu kita agar bisa bertahan melawan pasukan invasi Vladimir Putin," kata Kanselir Jerman Olof Scholz, Sabtu .

Jerman, yang merupakan bagian dari Uni Eropa, ikut menerapkan sanksi ekonomi kolektif terhadap Rusia dan menjadi salah satu negara yang mendukung usulan agar perbankan Rusia dibatasi dari sistem pembayaran global SWIFT.Sebelumnya, Jerman menentang usulan tersebut bersama Italia dan Hungaria. Namun, belakangan Perdana Menteri Italia Mario Draghi dan Presiden Hungaria Victor Orban mengindikasikan bakal mendukung sanksi SWIFT pada Rusia.

“Yang kita butuhkan adalah pembatasan SWIFT secara terarah dan fungsional," kata Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock dan Menteri Ekonomo Robert Habeck dalam pernyataan bersama. Jerman sedang menggodok rencana untuk mencegah “dampak sampingan” dan memastikan sanksi SWIFT ini tepat sasaran, bunyi pernyataan tersebut.

Cukup banyak perusahaan besar di Eropa yang memiliki saham atau kemitraan bisnis dengan perusahaan-perusahaan Rusia, sehingga jika SWIFT diterapkan bakal ada pihak lain yang dirugikan.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

Beritasatu /  🏆 26. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

AS Kirim 7.000 Tentara untuk Bersiaga di JermanAS Kirim 7.000 Tentara untuk Bersiaga di JermanSituasi di Eropa makin tegang pasca Rusia melakukan operasi militer di Ukraina, Kamis (24/2). Aljazeera melaporkan kini Amerika Serikat (AS) sudah bergerak.
Read more »

AS Kirim 7.000 Tentara untuk Bersiaga di JermanAS Kirim 7.000 Tentara untuk Bersiaga di JermanSituasi di Eropa makin tegang pasca Rusia melakukan operasi militer di Ukraina, Kamis (24/2).
Read more »

Real Sociedad Vs RB Leipzig 1-3, Tim Jerman Lolos |Republika OnlineReal Sociedad Vs RB Leipzig 1-3, Tim Jerman Lolos |Republika OnlineRB Leipzig tampil dominan di kandang Real Sociedad dan menyarangkan tiga gol.
Read more »

Sejarah Hari Ini: 25 Februari 1945 Turki Nyatakan Perang Kepada JermanSejarah Hari Ini: 25 Februari 1945 Turki Nyatakan Perang Kepada JermanBerbagai peristiwa penting dan bersejarah yang patut dikenang terjadi di seluruh penjuru dunia dari tahun ke tahun pada 25 Februari.
Read more »

Hampir 1.400 Orang Ditangkap dalam Protes Anti-perang di RusiaHampir 1.400 Orang Ditangkap dalam Protes Anti-perang di RusiaTak hanya dikecam dunia internasional, invasi Rusia ke Ukraina pun dikecam rakyat Rusia.
Read more »



Render Time: 2025-04-05 05:56:11