Ivanka Trump tak percaya kekalahan ayahnya akibat kecurangan pemungutan suara
REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON - Putri sekaligus penasihat Donald Trump, Ivanka Trump, mengatakan kepada panel Kongres Amerika Serikat bahwa dia tidak percaya klaim ayahnya yang menyebut bahwa kekalahan Trump pada pemilu 2020 terjadi akibat kecurangan pemungutan suara yang meluas. Hal itu disampaikan Ivanka kepada panel Kongres AS yang menyelidiki kasus serangan di gedung parlemen AS Capitol.
Baca Juga "Saya menghormati Jaksa Agung Barr. Jadi saya menerima apa yang dia katakan," kata Ivanka Trump kepada para penyelidik dari kongres AS. Tuduhan tentang kecurangan pemilu itu masih terus dilontarkan oleh mantan presiden AS Donald Trump. Komite terpilih parlemen AS menunjukkan video kehadiran Barr di hadapan para penyelidik. Dalam video itu, Barr menyebut klaim mantan bosnya tentang penipuan dalam pemilu 2020 sebagai"omong kosong". Trump lebih berhasil membujuk para pemilih pendukung Partai Republik untuk menyetujui pandangannya itu.