Israel akan melanjutkan rencana memasarkan rumah baru di Lembah Yordan.
REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV – Israel akan melanjutkan rencana memasarkan tanah untuk membangun 1.500 rumah baru di Lembah Yordan pada 2026. Rencana tersebut bakal menggandakan jumlah keluarga Israel yang tinggal di daerah tersebut.Baca Juga Dilaporkan laman BNN Bloomberg, Ahad , Kementerian Konstruksi dan Perumahan Israel telah mengumumkan hal tersebut melalui sebuah pernyataan.
Sebelumnya Turki mengecam rencana Israel membangun 3.100 unit rumah baru di berbagai permukimannya di wilayah Tepi Barat yang diduduki. Ankara menegaskan, hal itu melanggar hukum dan mengancam tercapainya solusi dua negara dalam konflik Israel-Palestina. "Kebijakan sepihak dan melanggar hukum, termasuk perluasan pemukiman ilegal, yang menghancurkan visi solusi dua negara, yang merupakan satu-satunya pilihan untuk penyelesaian konflik Palestina yang adil, langgeng dan komprehensif, harus diakhiri," kata Kementerian Luar Negeri Turki dalam sebuah pernyataan pada Sabtu , dikutip laman Yeni Safak.
Turki mendesak komunitas internasional mengambil tindakan guna melindungi tanah Palestina dan hak-hak warganya. Hal itu penting untuk mencapai perdamaian dan stabilitas jangka panjang di kawasan tersebut.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Israel Nyatakan Enam Kelompok Masyarakat Sipil Palestina sebagai TeorisPemerintah Israel mendeklarasikan enam kelompok masyarakat sipil Palestina yang didukung oleh masyarakat internasional.
Read more »
Israel Tetapkan Enam Kelompok HAM PBB Sebagai Organisasi Teroris, Deplu AS Masih Cari InformasiIsrael pada Jumat (22/10) secara efektif melarang enam kelompok hak asasi manusia Palestina terkemuka, dengan menyatakan mereka sebagai kelompok teroris. Ini merupakan eskalasi sangat besar setelah tindakan keras yang dilakukan selama puluhan tahun terhadap kegiatan politik keenam kelompok itu...
Read more »
Tetapkan 6 Kelompok Sipil Palestina sebagai Teroris, Israel Dihujani KecamanOtoritas Israel menetapkan enam kelompok masyarakat sipil Palestina sebagai organisasi teroris dan menuduh mereka menyalurkan sumbangan kepada militan-militan.
Read more »
Israel Tetapkan Enam Kelompok Sipil Terkemuka Palestina sebagai TerorisKementerian Pertahanan Israel menuduh enam kelompok tersebut bekerja secara diam-diam dengan PFLP, kelompok militan kiri yang memelopori pembajakan pesawat pada 1970-an.
Read more »
Israel Menunjuk Enam Kelompok Sipil Palestina Sebagai Organisasi TerorisHuman Rights Watch dan Amnesty International mengecam tindakan Israel karena akan membuatnya leluasa melakukan pelanggaran HAM ke Palestina.
Read more »