Investigasi jatuhnya Sriwijaya Air (SJ-182) pada 9 Januari 2021 telah molor lebih dari setahun. KNKT ungkap penyebabnya.
Bagikan A- A+ Bisnis.com, JAKARTA - Komite Nasional Keselamatan Transportasi atau KNKT mengungkap alasan tertundanya hasil investigasi jatuhnya Sriwijaya Air pada 9 Januari 2021 silam.
"Kami mohon maaf, bahwa seharusnya menurut aturan yang ada investigasi harus diselesaikan dalam waktu 12 bulan. Namun demikian, hingga hari ini sudah berjalan kira-kira 1 tahun lebih 10 bulan. Jadi ada kendala-kendala yang kami hadapi selama melakukan investigasi," ujarnya dalam rapat bersama komisi VI di DPR RI, Kamis .
Selanjutnya, kata dia, adalah terkait dengan pemeriksaan komponen pesawat ke luar negeri yang juga sulit dikirimkan karena adanya pembatasan antarnegara.Keterbatasan anggaran ini juga berpengaruh terhadap pencarian puing-puing jatuhnya badan pesawat tersebut. Dia mencontohkan kapal yang digunakan untuk mengangkat puing dari dasar laut dengan menggunakan anggaran yang ada. Nilai sewa kapal ini adalah Rp3 juta per hari. Kemudian, juga ada sewa kapal induk yang senilai Rp17 juta per hari.
Selain itu, jumlah investigator KNKT yang terbatas sehingga banyak kegiatan yang terhambat. Tercatat jumlah investigator penerbangan di KNKT adalah sebanyak delapan orang. Tidak semua investigator berperan optimal dalam investigasi karena ada beberapa kejadian lain di daerah yang juga membutuhkan investigasi lainnya.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Kemenhub Sebut 35 Ahli Waris Korban Sriwijaya Air SJ 182 Sudah Terima Ganti Rugi, 27 BelumKemenhub sebut 35 ahli waris korban Sriwijaya Air SJ 182 sudah menerima ganti rugi. Tapi, masih ada 27 ahli waris yang belum menerima ganti rugi
Read more »
Komnas HAM Temukan Ada 45 Tembakan Gas Air Mata di Tragedi Kanjuruhanpenyebab utama jatuhnya ratusan korban jiwa dalam peristiwa itu, yakni gas air mata.
Read more »
Soewardi Tewas Terkena Peluru Nyasar Anggota Satlantas Polresta Pontianak, Kapolda Kalbar Minta Maaf - Tribunnews.comSoewardi (48) tewas setelah terkena peluru nyasar yang bersumber dari pistol milik Anggota Satlantas Polresta Pontianak.
Read more »
Lemkapi: Terdakwa pembunuhan Brigadir J minta maaf demi simpatiDirektur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Dr Edi Hasibuan mengatakan permintaan maaf Ferdy Sambo dan para terdakwa lain pada ...
Read more »