Berikut sederet alasan Presiden Jokowi kala itu lebih memilih China dibandingkan Jepang dalam menggarap Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB).
Pemerintah negara komunis itu juga menuntut pembayaran utang pokok dan bunganya bisa dijamin oleh APBN Indonesia. Merespon hal itu, pemerintah Indonesia menawarkan alternatif penjaminan pinjaman dilakukan melalui PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia .
Sementara untuk masalah bunga, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, juga mengaku gagal melakukan negosiasi dengan pemerintah Tiongkok.mengalami pembengkakan biaya atau cost overrun sebesar Rp 1,2 miliar dollar AS atau sekitar Rp 18,02 triliun.Angka tersebut merupakan hasil audit setiap negara yang kemudian disepakati kedua negara.
Nilai setelah pembengkakan ini sejatinya jauh melampaui investasi dari proposal Jepang melalui JICA yang memberikan tawararan proyek KCJB sebesar 6,2 miliar dollar AS dengan bunga 0,1 persen.Menteri BUMN 2014-2019 Rini Soemarno menyebut Pemerintah Indonesia mantap memilih China karena negara itu menawarkan pembangunan proyek tanpa APBN dan jaminan pemerintah.
Sebaliknya, Jepang melalui Japan International Cooperation Agency meminta Pemerintah Indonesia untuk menjamin proyek tersebut. Sebab, menurut Jepang, secara realistis pengerjaan kereta cepat sangat sulit apabila menggunakan skema murni"Begini soal kereta cepat supaya semua jelas. Padahal, kan sebetulnya keputusan pemerintah sangat jelas. Nah, kalau dilihat dari dua proposal yang diterima, yang memenuhi syarat adalah proposal dari Tiongkok.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Jepang Menuliskan China Sebagai Ancaman di Buku Biru Politik, China Protes dan Minta DikoreksiBuku Biru Diplomatik yang di dalamnya menyebut China sebagai ancaman dan memosisikannya sebagai tantangan strategis terbesar. Untuk itu, China meminta Jepang untuk segera mengkoreksi isi buku tersebut.
Read more »
Disebut Jadi Ancaman, China Minta Jepang Koreksi Buku Biru DiplomatikChina meminta Jepang segera mengoreksi isi Buku Biru Diplomatik yang di dalamnya menyebut China sebagai ancaman dan memosisikannya sebagai tantangan strategis terbesar.
Read more »
Gara-gara China, Jokowi Beri Perintah Khusus ke Sandiaga UnoPemerintah menaikkan target wisman yang pelesiran ke Indonesia tahun ini.
Read more »