Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengungkapkan penyebab harga minyak goreng, singgung juga soal mafia. hargaminyakgoreng
jatim.jpnn.com, SURABAYA - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko buka mulut soal penyebab kenaikan harga minyak goreng yang begitu keterlaluan. Dia mengungkapkan kenaikan harga minyak goreng tidak dapat dikendalikan karena ditentukan oleh pasar global. Moeldoko mencontohkan kenaikan harga kedelai impor yang turut mengatrol harga tempe dan tahu di pasaran.Baca Juga: “Sekarang minyak goreng yang ditentukan harga crude palm oil di pasar global," kata Moeldoko, Selasa malam.
Menurutnya, pemerintah masih mencari kebijakan yang tepat terkait dengan gejolak pasar global yang memengaruhi kenaikan harga sejumlah komoditas dalam negeri. "Salah satunya, mencabut harga eceran tertinggi minyak goreng premium yang bertujuan mendapat keseimbangan melalui mekanisme pasar," ujarnya. Moeldoko menjelaskan minyak goreng premium belakangan menjadi langka di pasaran akibat enam pabrik yang tergolong besar di tanah air terpaksa tutup.
"Beberapa pabrik minyak goreng yang tutup memengaruhi suplai. Suplai yang terpengaruh akan menaikkan harga. Diharapkan dengan melepas HET akan terjadi keseimbangan baru," ujarnya.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko Sebut Kenaikan Harga Sejumlah Komoditas Dipicu Pasar GlobalKepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyebut kenaikan harga sejumlah komoditas dipicu oleh pasar global, dan pemerintah masih mencari kebijakan yang tepat terkait hal itu.
Read more »
Siapa Sih Risman, Staf Hotel yang Jadi Trending Tropic di Twitter karena Pebalap Miguel Oliveira?Netizen ramai memperbincangkan tentang sosok Risman.
Read more »
Datang ke KPK untuk Konsultasi, Kepala Otorita IKN Ingin Dikawal dari DepanKPK juga telah membentuk satuan tugas (Satgas) untuk mendampingi pembangunan Ibu Kota Negara.
Read more »
Kepala Otorita IKN ke KPK, Ingin Ada Sinergitas Anti Korupsi Saat Bangun NusantaraKepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Bambang Susantono menyambangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Read more »