Rafli Sanjaya, pria berusia 20 tahun pelaku pencabulan terhadap anak dibawah umur warga Teluk Betung Selatan Bandar Lampung berhasil diringkus polisi.
Dalam melancarkan aksinya pelaku mengimingi korban yang masih tetangga dekat rumahnya dengan sejumlah uang dan pulsa game online.
Pelaku dibekuk setelah korban berani menceritakan kejadian tersebut ke orang tuanya hingga melaporkan ke Polsek Teluk Betung Selatan dan terungkap sudah 3 anak yang menjadi korban aksi bejat pelaku. "Modusnya pelaku merayu korban dan mengimingi para korban akan diberikan jajan dan diisikan pulsa online agar ingin menuruti kemauan pelaku," ujar Kompol Adit Priyanto, Kapolsek Teluk Betung Selatan.
Kini pelaku yang seorang pengangguran ini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan jerat pasal 82 undang-undang perlindungan anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Diiming-imingi Uang Rp 3 Miliar, Kakek Asep Serahkan Rp 40 Juta ke Dukun Pengganda Uang di SukabumiNamun bukannya uang Rp 3 miliar yang didapat, kantong plastik yang disebut berisi uang ternyata hanya sampah dan kertas.
Read more »
7 Cara Ganti Background Foto Online, Cepat dan PraktisBeberapa cari ganti background foto online ini perlu kamu ketahui agar semakin cepat untuk edit foto
Read more »
APDESI Inginkan Masa Jabatan Kades 9 Tahun, Maksimal Tiga Periode |Republika OnlineUsulan itu disampaikan saat audiensi dengan pimpinan DPR terkait revisi UU Desa.
Read more »
Presiden Perancis Salahkan Video Game di Tengah KerusuhanPresiden Prancis, Emmanuel Macron, malah menyalahkan video game di tengah kerusuhan yang terjadi di negaranya. Katanya para remaja dimabukan video game.
Read more »
IndoXXI-LK21 Ilegal, Ini Harga dan Situs Nonton Film ResmiHanya gunakan tempat nonton film online yang legal dan resmi.
Read more »
Soal 34 Juta Data Paspor Bocor, Dirjen Imigrasi: 'Server'-nya di PDN Milik KominfoImigrasi menanggapi dugaan kebocoran 34 juta data paspor Indonesia yang kemudian diperjualbelikan di situs 'online'.
Read more »