Imbas Penembakan Massal Buffalo: Satu-satunya Supermarket Ditutup, Warga Kehilangan Tempat Belanja Internasional
Dunia WowKeren - Beberapa waktu lalu, seorang remaja bernama Payton Gendron berusia 18 tahun dengan pakaian bergaya militer dilaporkan melayangkan tembakan dengan senapan di sebuah supermarket di Buffalo, New York. Akibat tragedi penembakan ini, setidaknya ada 10 orang yang tewas.
"Di situlah kami pergi untuk membeli roti dan tinggal selama 15, 20 menit karena ... Anda akan menemukan empat atau lima orang yang Anda kenal dan melakukan beberapa percakapan sebelum Anda pergi," ujar anggota Dewan Kota Buffalo Ulysees O. Wingo, yang juga mewakili lingkungan Black yang sedang berjuang, dikutip pada Rabu ."Anda hanya akan merasa baik karena ini adalah toko Anda," lanjutnya.
Sementara itu penduduk lainnya yang diketahui merupakan pensiunan pendidik Buffalo, Theresa Harris-Tigg, mengatakan bahwa Tops yang merupakan satu-satunya supermarket di lingkungannya tidak masuk akal. Ia disebut sangat terpukul dengan insiden penembakan tersebut, terlebih Theresa mengenal dua di antara korban meninggal.
Adapun penembakan tersebut diduga didasari oleh kebencian dan ekstremisme kekerasan bermotif rasis. Sementara itu, supermarket yang menjadi peristiwa penembakan massal tersebut merupakan satu-satunya tempat berbelanja bagi warga setempat. Selain itu, mereka disebut juga tengah bergulat dengan menjadi sasaran di tempat yang sangat vital bagi masyarakat. Sebelum supermarket Tops dibuka di East Side pada tahun 2003, penduduk harus melakukan perjalanan ke komunitas lain untuk membeli makanan bergizi atau puas dengan makanan ringan dan bahan pokok, namun dengan harga lebih tinggi seperti susu dan telur dari toko pojok dan pompa bensin.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Selamat dari Penembakan Massal di Supermarket New York, Tersangka Justru Minta Maaf - Pikiran-Rakyat.comDalam penembakan massal yang terjadi di supermarket Buffalo, New York, terdapat satu keberuntungan yang didapat seorang manajer.
Read more »
Joe Biden: Nasib Demokrasi AS di Ujung TandukBiden hampir menangis saat mendengar nasib para korban. Bahkan, dia memakai nada tinggi ketika menggambarkan kebencian rasial yang telah menghantui pemerintahannya.
Read more »
Biden Sebut Ideologi Supremasi Kulit Putih Adalah RacunPresiden Joe Biden menyebutkan, ideologi supremasi kulit putih di balik penembakan massal di Buffalo, New York, adalah 'racun'.
Read more »
Biden Sebut Penembakan Massal di Buffalo “Terorisme”Presiden AS Joe Biden Selasa (17/5) mengutuk 'supremasi kulit putih' yang dianut pelaku penembakan massal yang menewaskan 10 orang di Buffalo, New York. “Yang terjadi di sini sederhana dan terang-terangan, yaitu terorisme. Terorisme domestik,' katanya.
Read more »
Sebut Penembakan Massal New York Terorisme, Biden: Supremasi Kulit Putih RacunPresiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden memberikan pidato emosional saat mengunjungi Buffalo, New York, lokasi penembakan massal bermotif rasisme terjadi. Presiden...
Read more »
Biden: Penembakan Massal di Buffalo adalah Terorisme Domestik |Republika OnlinePenembakan terjadi di wilayah berpenduduk mayoritas berkulit hitam.
Read more »