Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup menguat pada perdagangan Kamis (6/7/2023).
Saham emiten raksasa batu bara yakni PT Bayan Resources Tbk menjadi penopang terbesar IHSG pada perdagangan hari ini yakni mencapai 8,5 indeks poin.IHSG pada hari ini yakni sebesar 6,5 indeks poin.
Berdasarkan risalah tersebut, hanya dua dari 18 partisipan yang menginginkan kenaikan sekali lagi. Sebanyak 12 partisipan menginginkan kenaikan dua kali lagi atau lebih. Powell mengatakan, pejabat Fed menginginkan lebih banyak waktu untuk menilai data ekonomi sehubungan dengan kenaikan agresif sebelumnya serta pengetatan kredit menyusul kolapsnya bank AS pada Maret lalu.Selain itu, panasnya kembali tensi geopolitik antara AS-China juga membebani pasar global pada hari ini.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
IHSG Selasa ditutup melemah dipimpin saham sektor propertiIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa sore, ditutup melemah dipimpin saham sektor properti. IHSG ditutup melemah 14,97 ...
Read more »
IHSG Selasa Ditutup Melemah Dipimpin Saham Sektor Properti - Jawa PosIHSG ditutup melemah 14,97 poin atau 0,22 persen ke posisi 6.681,75, sementara indeks LQ45 turun 3,83 poin atau 0,40 persen ke posisi 948,73
Read more »
IHSG Hari Ini Rawan Koreksi, 4 Saham MNC Sekuritas Bisa DilirikMNC Sekuritas memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih rawan koreksi hari ini, Selasa (4.7.2023). MNC Sekuritas memproyeksikan Indeks Harga Saham...
Read more »
10 Saham Ini Diserok Investor Asing Kala IHSG MelemahIHSG ditutup melemah 0,22% ke posisi 6.681,754. Meskipun begitu, IHSG masih menjaga level psikologis 6.600 pada perdagangan Selasa kemarin.
Read more »
IHSG Hari Ini Rawan Koreksi, Cek Rekomendasi Saham HRUM, MPMX hingga SMGRIHSG hari ini, Rabu, (5/7/2023), masih rawan terkoreksi pada rentang 6.622-6.772. MNC Sekuritas rekomendasikan saham HRUM, MPMX hingga SMGR pagi ini.
Read more »