Holding Perkebunan Nusantara mendukung pembentukan bursa berjangka dalam negeri sebagai harga acuan crude palm oil (CPO) Indonesia,
Suara.com - Holding Perkebunan Nusantara mendukung pembentukan bursa berjangka dalam negeri sebagai harga acuan crude palm oil Indonesia. Bursa ini tengah dicanangkan Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan.
Dwi menjelaskan, Indonesia sebagai produsen terbesar CPO dunia, sudah semestinya memiliki harga acuan sendiri. "Tentunya, ide membangun tata niaga komoditi CPO Indonesia melalui pengembangan bursa CPO Indonesia ini harus kita dukung dan diskusikan sebagai tahapan untuk membuat Indonesia menjadi barometer sawit dunia," jelas dia.
"Keterlibatan pemerintah, BUMN, dan swasta, diharapkan bisa menciptakan sinergi yang positif dalam mendesain tata niaga sawit Indonesia yang adil, efisien, transparan, dan terpercaya," kata dia.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Mau Ada Bursa Berjangka CPO, BUMN Holding Perkebunan Siap Dukung!Rencana pemerintah membuat bursa berjangka dalam negeri untuk perdagangan CPO mendapatkan respons positif dari BUMN holding perkebunan.
Read more »
Holding Perkebunan Dukung Pembentukan Bursa Berjangka CPO Indonesia |Republika OnlinePTPN III sebut Indonesia sebagai produsen CPO dunia wajib miliki harga acuan sendiri
Read more »
Holding Perkebunan Nusantara Restui Indonesia Punya Bursa Berjangka CPOIndonesia sebagai produsen terbesar CPO dunia, sudah semestinya memiliki harga acuan sendiri.
Read more »
Erick Tohir Dorong Rumah BUMN Masum Pasar Dunia Lewat INACRAFTMenteri BUMN Erick Thohir dukung UMKM melalui Rumah BUMN untuk tembus pasar dunia melalui INACRAFT 2023.
Read more »
Miris, Orang Rimba di Jambi Kini Numpang Hidup di PerkebunanJambi mempunyai suku asli 'Orang Rimba' yang hidup nomaden di hutan-hutan belantara. Namun kini mereka terpaksa harus menumpang hidup di perkebunan sawit.
Read more »
Hadiah dari China, Harga CPO Melonjak!Harga CPO Bursa Malaysia Exchange terpantau menguat di sesi awal perdagangan Kamis (2/3/2023).
Read more »