Hoaks! Narasi yang tersebar di WhatsApp tentang vaksinasi pada balita adalah bentuk pemusnahan generasi muda Islam, terbukti tidak benar adanya. Berikut penjelasannya.
Arsip - Tenaga kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada seorang anak saat vaksinasi massal di Sasana Budaya Ganesha , Bandung, Jawa Barat, Jumat . ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/rwa.
Disebut pula dalam pesan berantai tersebut, program vaksinasi COVID-19 pada generasi tingkat SMP dan SMA juga menjadi langkah pengurangan massal umat Islam. INI JELAS2 MENUJU DEPOPULASI PEMUSNAHAN MASSAL UMAT ISLAMWALLAHU'ALAM BISSAWAB".
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Eks Napi Teroris Soal Vaksinasi Covid: Jangan Percaya HoaksMantan napi kasus terorisme dan keluarganya mengajak masyarakat untuk mengikuti vaksinasi agar keadaan Indonesia bisa seperti dulu lagi.
Read more »
Melawan Hoaks PemiluPemilihan umum tidak saja menjadi ajang persaingan politik antar peserta, baik partai politik, calon legislatif maupun calon di jabatan eksekutif. Pemilu juga menjadi ajang pertarungan informasi dan data. Riset AdadiKompas yohanwahyu76
Read more »
Fitur Telekonsultasi Bisa Tangkal Derasnya Hoaks Covid-19Fitur telekomunikasi yang tersedia di platform kesehatan digital efektif untuk menangkal penyebaran hoaks soal Covid-19
Read more »
Kejari Kota Depok Terima Tersangka dan Barang Bukti Hoaks Babi NgepetTersangka kasus penyebaran hoaks babi ngepet di Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok dilimpahkan ke Kejaksaan.
Read more »
Kejari Depok Terima Berkas Perkara Kasus |em|Hoaks|/em| Babi Ngepet |Republika OnlinePeristiwa ini menyebabkan masyarakat di Kota Depok menjadi geger pada April lalu.
Read more »
Pentingnya Periksa Fakta untuk Hindari Hoaks di Tengah PandemiMaraknya infodemik yang terdiri atas misinformasi, disinformasi, serta hoaks mengenai COVID-19 di tengah masyarakat berpotensi memperburuk situasi pandemi.
Read more »