Heboh IPO GoTo, dari Valuasi hingga Laba Rugi | Market - Bisnis.com

South Africa News News

Heboh IPO GoTo, dari Valuasi hingga Laba Rugi | Market - Bisnis.com
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 Bisniscom
  • ⏱ Reading Time:
  • 85 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 37%
  • Publisher: 59%

Heboh IPO GoTo, dari Valuasi hingga Laba Rugi

Bisnis.com, JAKARTA - Setelah PT GoTo Gojek Tokopedia merilis prospektus penawaran saham perdana , publik ramai-ramai berkomentar. Ada yang bernada satir hingga mencibir.

Topik seputar IPO GoTo bakal terus menjadi pergunjingan publik. Pro kontra soal perbincangan tersebut sesuatu yang positif, karena akan melahirkan kesadaran masyarakat terhadap risiko dari berinvestasi. Pun ketika analis berkomentar, simak di sini: GoTo IPO, Simak Pendapat Analis-Analis Pasar Modal Berikut Ini - Market Bisnis.com

Nilai buku atau price to book value BUKA mencapai 38 kali dengan asumsi ekuitas saat itu senilai Rp1,7 triliun. Dengan menggunakan angka per Juli 2021, rasio marcap terhadap pendapatan GoTo adalah sebesar 144 kali. Angka ini lebih besar dibandingkan dengan rasio yang sama untuk Grab dan Sea Ltd. masing-masing 32 kali dan 7 kali.

Hal ini akan berkaitan dengan poin selanjutnya, yaitu bagaimana ekosistem GoTo menjadi penopang bagi pertumbuhan pendapatan grup. Berdasarkan prospektus yang diterbitkan oleh GoTo, GTV per September 2021 sebesar Rp414 triliun. Adapun pada periode 2018-2020, GTV GoTo mengalami peningkatan hingga 46 persen .

Artinya, konsumen membeli produk di Tokopedia dan menggunakan Go-Send untuk opsi pengiriman. Dari sisi transaksi, user memilih opsi Gopay atau Gopay Later atau opsi lain yang proses transaksinya menggunakan Midtrans. Di luar bisnis yang sudah digeluti, GoTo juga sudah memulai inisiatif untuk menambah sumber pendapatan baru yang masih terkait dengan ekosistem grup.

Kemudian patut disimak adalah investasi GoTo di beberapa entitas asosiasi. Berdasarkan laporan keuangan per Juli 2021, ada tujuh investasi GoTo di entitas asosiasi senilai Rp4,98 triliun. Sampai dengan September 2021, GoTo masih mencatat kerugian sebesar Rp11,58 triliun. Secara kumulatif kerugian GoTo mencapai Rp67 triliun.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

Bisniscom /  🏆 23. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Ada Mekanisme Clawback Dalam IPO GoToAda Mekanisme Clawback Dalam IPO GoToHal itu dimungkinkan karena GoTo menggunakan mekanisme clawback dalam perhelatan initial public offering (IPO).
Read more »

IPO GoTo Bukan Strategi Exit Investor Existing, Skema Greenshoe dan MVS Jadi Bukti | Market - Bisnis.comIPO GoTo Bukan Strategi Exit Investor Existing, Skema Greenshoe dan MVS Jadi Bukti | Market - Bisnis.comAnalis menilai komitmen para investor existing GoTo untuk berpartisipasi dalam pertumbuhan perusahaan jangka panjang dan menjaga harga saham melalui skema Greenshoe dan MVS menjadi bukti bahwa IPO tidak menjadi exit strategy.
Read more »

GoTo Mulai Bookbuilding IPO, Ini Kata AnalisGoTo Mulai Bookbuilding IPO, Ini Kata AnalisSaat ini merupakan momentum tepat bagi GoTo melantai di bursa sejalan pemulihan ekonomi yang tengah berlangsung.
Read more »

Ajaib: Investor Ritel Sambut Antusias dan Tak Sabar Beli Saham IPO GoToAjaib: Investor Ritel Sambut Antusias dan Tak Sabar Beli Saham IPO GoToPO GoTo merupakan angin segar untuk tumbuhnya ritel investor baru dari berbagai kalangan termasuk mitra pengemudi hingga pengusaha UMKM online. Selengkapnya: 👇 GoTO
Read more »

Jadi Broker Saham Gotong Royong IPO GoTo, Ini Cara Beli Saham Melalui IPOT | Market - Bisnis.comJadi Broker Saham Gotong Royong IPO GoTo, Ini Cara Beli Saham Melalui IPOT | Market - Bisnis.comGoTo resmi menunjuk PT Indo Premier Sekuritas menjadi salah satu penjamin pelaksana emisi efek (lead-underwriter) dalam gelaran IPO.
Read more »

Sambut IPO GOTO di 4 April 2020, Analis Sarankan Investor untuk 'Wait and See'Sambut IPO GOTO di 4 April 2020, Analis Sarankan Investor untuk 'Wait and See'GOTO mulai menggelar penawaran umum perdana saham alias IPO dan mengincar dana sebesar Rp17,9 triliun.
Read more »



Render Time: 2025-04-04 15:23:13