Dua puluh tujuh tahun lalu merupakan tanggal meletusnya Peristiwa Kudatuli, konflik internal dalam PDIP yang tercatat menewaskan korban jiwa.
Tim Pembela Demokrasi Indonesia menggeruduk kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia , Rabu . Mereka menuntut dalang di balik tragedi Kudatuli 1996 diadili. Peristiwa berdarah tersebut menjadi saksi kelamnya politik masa lalu. Adapun insiden tersebut merupakan buah dari konflik internal yang terjadi di internal Partai Demokrasi Indonesia yang sekarang pecah menjadi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan .
Kala itu, sosok eks Presiden RI tersebut berhasil mengantongi suara terbanyak, yakni meraih 256 dari 305 suara cabang sebagai Ketua Umum PDI mengalahkan Budi Hardjono. Usai menggelar KLB, Soerjadi akhirnya menjadi Ketum PDI versi KLB Medan. Adanya dua versi Ketua Umum PDI berbuah ke konflik internal yang terjadi di tengah internal partai banteng itu.Refleksi Tragedi Kudatuli 27 Juli 1996, Hasto PDIP Ingatkan Soal Pemimpin Tak Bisa Hadir Dengan Tangan Berlumuran DarahKubu Soerjadi akhirnya memantapkan diri untuk melancarkan perebutan kantor DPP PDI yang awalnya berada di bawah pengurusan Megawati.
Letjen Syarwan Hamid sebagai perpanjangan tangan Soeharto diduga bersikap demikian lantaran Megawati merupakan sosok yang kerap menentang pemerintahan Orde Baru dan mendapat dukungan dari aktivis dan mahasiswa.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Real Madrid Pukul Manchester United dengan 2 Gol Spesial, Nyaris Adu JotosDua gol Real Madrid ke gawang Manchester United dicetak dua pemain baru dengan cara yang istimewa. Laga berjalan sengit dalam tensi tinggi. RealMadrid ManUtd Bellingham
Read more »
Menolak Lupa Peristiwa 27 Juli 1996Sudah 27 tahun kasus 27 Juli 1996 bersandar dalam memori bangsa ini. Pengakuan pemerintah tentang adanya pelanggaran hak asasi manusia menjadi titik awal membuka tabir peristiwa yang akrab disebut dengan Kudatuli ini. Linimasa AdadiKompas
Read more »
Megawati: Kerusuhan 27 Juli 1996 bukan peristiwa biasaKetua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengatakan bahwa kasus kerusuhan 27 Juli 1996 bukan peristiwa pelanggaran hak asasi manusia biasa. Hal ...
Read more »
Pengakuan Ayah Bripda IDF: Sang Anak Sempat Video Call sebelum Peristiwa Penembakan TerjadiBripda Ignatius Dwi Frisco (IDF), yang diduga meninggal akibat tertembak oleh sesama rekan polisinya, sempat melakukan panggilan video atau video call.
Read more »
Anang Hermansyah Pindah ke PDIP, PAN Ungkit Sudah Lima Tahun Tak AktifPAN mengaku tak mempermasalahkan musikus Anang Hermansyah maju menjadi caleg DPR RI melalui PDIP. Sebelumnya, Anang merupakan kader PAN.
Read more »
Jadi Caleg PDIP, Anang Hermansyah Akui Sudah Cabut dari PAN 5 Tahun LaluPenyanyi Anang Hermansyah mengaku telah keluar dari Partai Amanat Nasional (PAN) 5 tahun yang lalu.
Read more »